Rangkuman Kriminal Sepekan: Eks Kopassus Dibacok hingga Polisi Tembak Polisi
Sejumlah peristiwa kriminal mewarnai Jakarta selama sepekan terakhir. Mulai dari mantan anggota Kopassus yang menjadi korban pembacokan di Cakung, rumah dinas yang dijadikan operasional judi online oleh oknum TNI, pengungkapan narkotika di Kampung Ambon dan PIK, hingga kasus polisi tembak polisi yang diduga melibatkan lebih dari satu pelaku.
Jakarta, ANTARA - Berbagai peristiwa kriminal terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya selama sepekan terakhir. Mulai dari pembacokan terhadap mantan anggota Kopassus, penyalahgunaan rumah dinas untuk judi online, pengungkapan kasus narkotika, hingga insiden polisi tembak polisi yang masih terus didalami.
Kasus pertama, Muhammad Fahrul (48), seorang mantan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus), menjadi korban pembacokan di kawasan Perumahan Jakarta Garden City, Cakung Timur, Jakarta Timur. Kapolsek Cakung Kompol Andre Tri Putra mengungkapkan bahwa korban mengalami luka bacok di bagian kanan kepala. Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif dan pelaku pembacokan tersebut.
Sementara itu, Polisi Militer Komando Daerah Militer (Pomdam) Jaya menetapkan seorang oknum prajurit sebagai tersangka dalam kasus penyewaan rumah dinas yang diduga digunakan untuk operasional judi online di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Cijantung, Jakarta Timur. Tersangka adalah Letkol (Inf) Arman, yang menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen Garnisun Tetap (Kasi Intel Gartap) 1/Jakarta. Danpomdam Jaya/Jayakarta Kolonel Cpm Unggul Wahyudi membenarkan penetapan tersangka atas pelanggaran penyewaan rumah dinas tersebut.
Di bidang narkotika, Polda Metro Jaya bersama tim gabungan menemukan delapan paket diduga sabu seberat 51,5 gram dan 25 paket ketamin seberat 28,1 gram saat menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) P4GN di kawasan Kampung Ambon, Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menyatakan bahwa petugas melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga terkait aktivitas penyalahgunaan narkotika.
Masih dari kasus narkotika, Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengungkap peredaran narkotika jenis etomidate senilai Rp2,8 miliar di Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) I, Jakarta Utara. Kasat Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Trendy Habibi Ariyanto mengungkapkan bahwa pelaku berinisial T ditangkap saat membawa 400 pcs etomidate dalam delapan bungkus menyerupai kopi untuk mengelabui petugas.
Terakhir, kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Bharatu Laurentius Fernandez Lawai di Markas Ditpoludara, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, masih menyisakan tanda tanya. Kuasa hukum korban, Petrus Bala Pattyona, menduga bahwa pelaku dalam peristiwa tragis tersebut lebih dari satu orang. Menurutnya, senjata laras panjang yang digunakan pelaku diambil dari tempat penyimpanan yang membutuhkan persetujuan pihak lain. Dugaan ini pun masih akan didalami oleh penyidik.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)