PSSI Ragu Laga Indonesia vs Yordania di Tengah Memanasnya Situasi Timur Tengah

PSSI belum memastikan laga Timnas Indonesia melawan Yordania pada FIFA Matchday November 2026 batal atau tetap berjalan. Ketum PSSI Erick Thohir menyebut situasi keamanan di Timur Tengah menjadi pertimbangan utama, dan keputusan soal lawan tanding akan diambil dalam satu hingga dua hari ke depan.

Oct 28, 2026 - 20:01
Updated: 8 hours ago
0
PSSI Ragu Laga Indonesia vs Yordania di Tengah Memanasnya Situasi Timur Tengah
PSSI Ragu Laga Indonesia vs Yordania di Tengah Memanasnya Situasi Timur Tengah

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan laga uji coba Timnas Indonesia melawan Yordania pada FIFA Matchday November 2026 belum bisa dipastikan bakal terselenggara. Rencana awal, skuad asuhan John Herdman dijadwalkan bertandang ke Stadion Amman Internasional, Yordania, pada 13 November 2026.

Namun, kondisi geopolitik di kawasan Asia Barat membuat rencana tersebut berada di ujung tanduk. Erick menyoroti serangan rudal yang terjadi di Arab Saudi serta ketegangan yang melibatkan sejumlah negara di Timur Tengah. Menurutnya, situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi PSSI.

"Memang situasi di Timur Tengah ini menjadi hal-hal yang mengkhawatirkan. Kemarin Yordania saja baru menyerang Suriah di sebuah rumah ibadah. Ya dengan ini kami cukup prihatin," ujar Erick pada Rabu (28/10).

Erick menegaskan pihaknya tengah meninjau ulang rencana duel Indonesia versus Yordania. Keselamatan para pemain Timnas Indonesia menjadi prioritas utama PSSI, sehingga federasi tidak ingin mengambil risiko yang membahayakan.

"Kami masih menunggu security issue dari polemik yang terjadi di sana. Apalagi kami lihat kan beberapa negara juga dalam situasi yang tidak pasti gitu. Keselamatan pemain kita harus prioritaskan," katanya.

Terkait kemungkinan mencari lawan alternatif selain Yordania, Erick mengaku Timnas Indonesia belum menemukan pengganti. Ia menyebut keputusan mengenai lawan tanding akan diambil dalam satu hingga dua hari ke depan.

"Situasinya sangat memprihatinkan. Padahal kita punya dua lawan tanding di Timur Tengah yang memang diharapkan menjadi bagian persiapan untuk Piala Asia 2027 ya," ucap Erick.

"Ini yang mungkin ya satu-dua hari ke depan kami harus ambil keputusan seperti apa. Yang pasti tentu kami harus bekerja sama antara pemerintah, memastikan keselamatan pemain," pungkasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User