Pertamina Patra Niaga Perkuat Pasokan BBM dan LPG, Layanan Energi ke Pelosok Jadi Prioritas
Pertamina Patra Niaga memperkuat ketahanan energi nasional melalui diversifikasi pasokan minyak mentah, BBM, dan LPG serta penataan rantai pasok. Didukung 125 Fuel Terminal, 72 Aviation Fuel Terminal, 40 Terminal LPG, dan fasilitas penyimpanan terapung, perusahaan memastikan distribusi energi hingga ke pelosok tetap andal, terjangkau, dan berkelanjutan.
Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang terus berubah. Penguatan dilakukan melalui penambahan pasokan minyak mentah, Bahan Bakar Minyak (BBM), dan LPG, penataan rantai pasok secara menyeluruh, serta peningkatan kesiapan operasional dan sarana distribusi di seluruh Indonesia.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyatakan keandalan pasokan dan kelangsungan pelayanan energi menjadi prioritas utama perusahaan. Menurutnya, berbagai langkah penguatan dari sisi pasokan maupun operasional dilakukan untuk mengantisipasi tantangan dan menjaga layanan kepada masyarakat. Setiap langkah mitigasi dijalankan secara terukur dengan mengedepankan keselamatan, tata kelola yang baik, dan keandalan operasional.
Untuk memperkuat pasokan, perusahaan melakukan diversifikasi sumber pengadaan minyak mentah dan produk BBM serta menjalin kerja sama strategis dengan mitra dari berbagai negara. Langkah ini bertujuan menjaga kesinambungan pasokan sekaligus meningkatkan fleksibilitas dalam menghadapi pergerakan pasar energi global.
Ketersediaan energi ditopang jaringan infrastruktur distribusi yang mencakup 125 Fuel Terminal (FT) dan Integrated Terminal (IT), 72 Aviation Fuel Terminal (AFT), 40 Terminal LPG (TLPG), 8 Floating Storage Fuel, serta 3 Floating Storage LPG. Jaringan tersebut menyalurkan energi ke seluruh pelosok Indonesia, termasuk wilayah dengan kondisi geografis dan akses transportasi yang sulit dijangkau.
Selain memperkuat pasokan dan sarana fisik, Pertamina Patra Niaga meningkatkan kesiapan operasional, mempererat kerja sama dengan para pemangku kepentingan, serta mengoptimalkan pelayanan di lapangan. Upaya ini diarahkan agar penyaluran energi berjalan lancar, andal, dan tepat sasaran.
Mars Ega menambahkan, komitmen perusahaan tidak hanya memastikan energi tersedia, tetapi juga dapat dijangkau dan diterima masyarakat dengan harga terjangkau sesuai ketentuan, serta tetap memperhatikan keberlanjutan. Ia menyebut Availability, Accessibility, Acceptability, Affordability, dan Sustainability sebagai prinsip utama dalam penyediaan layanan energi.
"Ini adalah komitmen perusahaan yang terus kami jaga melalui penguatan pasokan, peningkatan kesiapan operasional, dan optimalisasi pelayanan di lapangan. Kami akan terus melakukan langkah-langkah antisipatif agar layanan energi kepada masyarakat tetap terjaga dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik," ujar Mars Ega.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)