Israel Disebut Siap Serang Iran Sendiri, Uzi Dayan: Kami Tak Bisa Lagi Bergantung pada AS
Mayor Jenderal cadangan Israel Uzi Dayan menyatakan Israel tengah mempertimbangkan serangan sepihak ke Iran tanpa menunggu Amerika Serikat. Ia menilai Israel tak bisa lagi sepenuhnya bergantung pada AS dan menyebut negaranya sedang menghadapi perang untuk eksistensinya. Pernyataan ini muncul saat hubungan AS-Israel merenggang akibat perbedaan sikap soal perang Iran.
Mayor Jenderal cadangan Israel Uzi Dayan mengungkapkan bahwa negaranya kini tengah mempertimbangkan serta menyiapkan kemungkinan melancarkan serangan baru secara sepihak terhadap Iran. Langkah itu disebut tak lagi menunggu hasil upaya negosiasi damai yang sedang dijalankan Amerika Serikat bersama Teheran.
Dayan, yang dikenal sebagai figur dekat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, menilai Israel saat ini berada dalam situasi yang ia sebut sebagai perang untuk mempertahankan eksistensi keberadaannya. Menurutnya, Israel tidak bisa sepenuhnya menggantungkan penyelesaian persoalan Iran kepada Amerika Serikat.
Dalam wawancara televisi pada Rabu (19/8) yang dikutip Middle East Monitor, Dayan menyatakan Israel sedang bersiap menghadapi kemungkinan melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran. Ia menegaskan bahwa Israel perlu menjaga kebebasan bertindak dalam merespons apa yang dipandangnya sebagai ancaman dari Teheran.
Pernyataan tersebut muncul di tengah kondisi hubungan Israel dan Amerika Serikat yang kian berseberangan dalam menyikapi perang melawan Iran yang telah berlangsung hampir enam bulan terakhir. Washington masih berupaya menekan Iran dengan berbagai cara agar mau duduk di meja perundingan dan mengakhiri konflik.
Di sisi lain, Israel justru tidak menginginkan perang AS melawan Iran berakhir. Tel Aviv menilai Teheran masih terus menjadi ancaman bagi negaranya, sehingga upaya penghentian konflik dianggap belum menyelesaikan persoalan inti.
Ketegangan ini turut membuat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu kerap membuat Presiden AS Donald Trump frustrasi. Netanyahu dinilai berupaya merusak upaya negosiasi AS dengan Iran, antara lain melalui serangan sepihak ke Lebanon hingga ke wilayah Teheran.
Perbedaan pendapat soal perang Iran bahkan sampai merenggangkan hubungan Trump dan Netanyahu, meski Presiden AS tersebut mengaku hubungan keduanya dalam kondisi baik-baik saja. Imbas dari perbedaan sikap itu, Netanyahu baru-baru ini mengumumkan bahwa Israel bisa mengambil tindakan militer secara independen terhadap Iran apabila Washington tidak mengambil langkah yang dianggap memadai oleh Tel Aviv.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)