Iran Kembali Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait

Militer Iran mengklaim melancarkan serangan drone baru ke pangkalan militer AS di Camp Doha, Kuwait, menargetkan depot amunisi dan logistik. Serangan ini merupakan respons atas agresi AS yang berulang, meskipun ada gencatan senjata. Ketegangan meningkat, dengan Iran juga menyerang pangkalan AS di Yordania, menewaskan tiga tentara.

Jul 31, 2026 - 02:17
Updated: 3 months ago
0
Iran Kembali Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait
Iran Kembali Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait

Militer Iran mengklaim telah melancarkan gelombang baru serangan drone terhadap fasilitas militer Amerika Serikat di Kuwait pada Rabu, 22 Juli. Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, melaporkan bahwa sejumlah besar drone serang digunakan untuk menghantam depot amunisi dan peralatan logistik milik Angkatan Darat AS di Camp Doha, Kuwait bagian barat.

Dalam pernyataannya, militer Iran menyatakan bahwa serangan tersebut menyasar depot amunisi dan peralatan logistik komando pasukan darat di pangkalan itu. Aksi ini disebut sebagai respons atas agresi berulang yang dilakukan Amerika Serikat. Pernyataan itu juga menegaskan kesiapan Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran untuk memberikan respons tegas terhadap setiap konspirasi dan aksi provokatif baru dari musuh.

Camp Doha digambarkan oleh Iran sebagai pusat dukungan utama bagi personel dan peralatan militer Amerika Serikat di kawasan. Serangan ini merupakan bagian dari rangkaian aksi saling serang antara AS dan Iran yang kembali memanas dalam sebelas hari terakhir, meskipun sebelumnya kedua negara telah menandatangani perjanjian gencatan senjata dan nota kesepahaman pada pertengahan Juni lalu.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim bahwa serangan AS berhasil melumpuhkan kekuatan Iran. Namun, di saat yang sama, ia mengajukan anggaran tambahan ke Kongres untuk melanjutkan operasi militer terhadap Iran. Trump juga mengeklaim bahwa Iran telah memohon untuk kembali ke meja perundingan, namun klaim tersebut tidak diakui oleh pihak Iran.

Iran justru menunjukkan sikap tidak gentar terhadap gempuran AS. Teheran terus melancarkan serangan balasan ke sejumlah situs militer AS di Timur Tengah, termasuk di negara-negara Arab seperti Kuwait dan Bahrain yang masih menampung pangkalan militer AS. Serangan terbaru bahkan menyasar Yordania, menargetkan pangkalan militer AS termasuk asrama personel, yang menewaskan tiga tentara.

Ketegangan yang meningkat ini menunjukkan bahwa konflik antara AS dan Iran masih jauh dari kata selesai, meskipun ada upaya diplomasi sebelumnya. Kawasan Timur Tengah kembali menjadi sorotan dunia akibat eskalasi militer yang terus berlanjut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User