Houthi Paksa Kapal di Laut Merah Ubah Rute, Targetkan Pelabuhan Saudi

Milisi Houthi Yaman mulai memaksa kapal-kapal di Laut Merah mengubah haluan untuk menghindari Selat Bab Al Mandab. Enam kapal telah dipaksa berbelok setelah mendapat peringatan. Houthi melarang kapal memuat atau membongkar kargo di pelabuhan Saudi, mengancam akan menargetkan perusahaan yang melanggar. Langkah ini membuka front baru melawan AS dan meningkatkan risiko pasokan energi global.

Jul 29, 2026 - 08:05
Updated: 2 months ago
0 0
Houthi Paksa Kapal di Laut Merah Ubah Rute, Targetkan Pelabuhan Saudi
Houthi Paksa Kapal di Laut Merah Ubah Rute, Targetkan Pelabuhan Saudi

Milisi Houthi Yaman mulai memaksa kapal-kapal di Laut Merah untuk mengubah haluan agar tidak melewati Selat Bab Al Mandab. Langkah ini merupakan bagian dari blokade terhadap kapal komersial yang terkait dengan Arab Saudi, seperti yang diumumkan sebelumnya oleh kelompok tersebut.

Kantor berita Saba yang dikelola Houthi melaporkan bahwa enam kapal di Laut Merah telah dipaksa mengubah rute setelah menerima peringatan dari kelompok tersebut. Informasi ini dikutip dari Middle East Monitor. Enam pejabat Houthi juga menyatakan telah memperingatkan perusahaan pelayaran internasional untuk tidak transit melalui Selat Bab Al Mandab, yang merupakan gerbang selatan menuju Laut Merah di pintu masuk Semenanjung Arab.

Dalam surel yang dikirim ke perusahaan pelayaran, Houthi menegaskan bahwa kapal dilarang memuat atau membongkar kargo di pelabuhan Saudi. Mereka memperingatkan bahwa perusahaan mana pun yang terlibat dalam aktivitas tersebut dapat menjadi sasaran "di mana saja." Pengumuman ini muncul sehari setelah Houthi menyatakan larangan pelayaran maritim terhadap Arab Saudi.

Langkah ini berpotensi membuka front baru melawan Amerika Serikat dalam konfliknya dengan Iran, serta meningkatkan risiko terhadap pasokan energi global dan perdagangan di luar Teluk. Penutupan Selat Bab Al Mandab akan memutus jalur alternatif penting bagi Arab Saudi ke Selat Hormuz dan menimbulkan kekhawatiran akan kekurangan pasokan.

Lalu lintas pelayaran di Laut Merah belum sepenuhnya pulih sejak Houthi mulai menyerang kapal-kapal di lepas pantai Yaman pada November 2023. Kelompok tersebut mengatakan kampanye ini bertujuan untuk mendukung Palestina dan menentang perang di Gaza.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User