Dua Orang Ditikam di New York, Pelaku Teriak 'Allahu Akbar'
Seorang pria bernama Raul Morales (51) menikam dua orang di dekat Central Park, New York, sambil meneriakkan 'Allahu akbar'. Kedua korban, seorang pria Asia dan seorang pria Yahudi, dirawat di rumah sakit dan diperkirakan selamat. Polisi menyelidiki kemungkinan motif kebencian, sementara Wali Kota Mamdani menyebut perbuatan itu tercela dan menyinggung faktor kesehatan mental.
Polisi New York menangkap seorang pria berusia 51 tahun yang diduga menikam dua orang di dekat Central Park, Manhattan, pada Kamis (23/7). Pelaku, yang diidentifikasi sebagai Raul Morales, dilaporkan meneriakkan 'Allahu akbar' saat melakukan serangan.
Komisaris Kepolisian New York Jessica Tisch mengatakan kedua korban menjadi sasaran dalam dua serangan terpisah. Korban terdiri dari seorang pria keturunan Asia dan seorang pria Yahudi. Keduanya telah dilarikan ke rumah sakit dan diperkirakan akan selamat.
Pelaku berhasil ditangkap oleh aparat. Menurut Tisch, para detektif masih menyelidiki motif di balik serangan tersebut. Berdasarkan keterangan korban dan saksi, Morales meneriakkan 'Allahu akbar' saat melakukan kedua penyerangan.
NYPD saat ini sedang mengevaluasi apakah insiden ini dapat dikategorikan sebagai kejahatan bermotif kebencian (hate crime). Tisch juga menyatakan bahwa pelaku tidak memiliki riwayat gangguan kejiwaan dalam catatan kepolisian.
Sementara itu, Wali Kota New York Zohran Mamdani melalui media sosial menyebut serangan itu sebagai perbuatan yang penuh kebencian dan sangat tercela. Ia menambahkan bahwa hasil penyelidikan awal mengindikasikan faktor kesehatan mental mungkin berperan dalam insiden tersebut.
Mamdani menegaskan bahwa kedua korban saat ini berada dalam kondisi stabil. Ia juga menyatakan bahwa tindakan seperti ini tidak memiliki tempat di kota New York.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian untuk menentukan motif pasti dan kemungkinan adanya unsur kebencian.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)