72 Tahun UNP Berkembang Pesat, Malam Puncak Dies Natalis Meriah dengan Orkestra dan Pelepasan 50 Pensiunan
Universitas Negeri Padang menggelar malam puncak Dies Natalis ke-72 di Auditorium UNP dengan pertunjukan orkestra dan seni. Rektor Krismadinata mengapresiasi jasa pendahulu dan pensiunan, sementara 50 pensiunan dilepas sebagai bentuk penghargaan. Acara juga diisi penampilan mahasiswa internasional, tari piring, stand-up comedy, dan ditutup oleh alumni Iqbal Mahesa.
Universitas Negeri Padang (UNP) menutup rangkaian peringatan Dies Natalis ke-72 melalui malam puncak yang digelar di Auditorium UNP, Jumat (23/10/2026). Acara tersebut menghadirkan berbagai pertunjukan seni dengan iringan Sendratasik Chamber Orchestra (SCO), sekaligus menjadi ajang apresiasi bagi dosen, tenaga kependidikan, mitra, dan pensiunan yang berjasa bagi perkembangan universitas.
Rektor UNP, Ir. Krismadinata, Ph.D., dalam sambutannya menekankan bahwa 72 tahun merupakan perjalanan panjang bagi UNP. Ia mengajak seluruh sivitas akademika mengenang perjuangan para pendahulu yang membangun kampus di tengah keterbatasan sarana dan kondisi sulit pada masa lalu.
Menurut Rektor, kondisi UNP kini jauh lebih berkembang dibandingkan masa awal berdirinya. Karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada para pimpinan terdahulu, dosen senior, serta pensiunan yang telah meletakkan fondasi bagi kemajuan UNP. "Atas nama pimpinan, kami mengucapkan terima kasih atas jasa-jasa Bapak dan Ibu semuanya dalam pembangunan dan kejayaan Universitas Negeri Padang ini," ujarnya.
Ketua Panitia Dies Natalis ke-72 UNP, Prof. Perengki Susanto, S.E., M.Sc., Ph.D., melaporkan bahwa rangkaian kegiatan berlangsung sejak 1 hingga 23 Oktober 2026. Ia mengapresiasi dukungan pimpinan universitas, mitra, panitia, dan seluruh pihak yang membantu menyukseskan acara.
Malam puncak dimeriahkan oleh penampilan mahasiswa internasional UNP yang membawakan lagu "Minangkabau", memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada para tamu. Selain itu, ada lagu berbahasa Mandarin dari Confucius Institute dan Program Studi Mandarin, tari piring oleh ibu-ibu Sendratasik FBS UNP, serta tari kreasi mahasiswa Sendratasik berjudul "Inyiak Balang".
Suasana semakin semarak dengan penampilan stand-up comedy oleh Prof. Erianjoni, Prof. Rakimawati, dan Jimmy. Chacha D'Akademik juga membawakan lagu "Seperti Mati Lampu" dengan iringan orkestra. Rektor UNP bersama Dr. Andria C. Tamsin, M.Pd., turut menampilkan pembacaan puisi.
Pada kesempatan itu, diumumkan para pemenang berbagai perlombaan selama rangkaian Dies Natalis, yang dibagi ke dalam kategori kegiatan akademik, olahraga, seni dan lainnya, serta kemahasiswaan. Agenda penting lainnya adalah pelepasan 50 pensiunan UNP sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka, dilanjutkan pengumuman pemeringkatan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) tahun 2025.
Kemeriahan malam puncak ditutup dengan penampilan alumni UNP, Iqbal Mahesa, yang membawakan dua lagu dengan iringan orkestra. Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan kreativitas dan apresiasi seni, serta SDGs ke-11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui upaya menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)