Zelensky Yakin Rusia Kerahkan 300 Ribu Tentara Baru Usai Pemilu, Ukraina Siap Hancurkan

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meyakini Rusia akan mengerahkan 300.000 prajurit tambahan setelah pemilu parlemen September mendatang. Ia memerintahkan jenderalnya merebut kembali Donetsk untuk mencegah mobilisasi tersebut, sambil mengklaim Rusia telah kehilangan 267.000 personel sejak awal tahun.

Aug 25, 2026 - 12:18
Updated: 2 months ago
0
Zelensky Yakin Rusia Kerahkan 300 Ribu Tentara Baru Usai Pemilu, Ukraina Siap Hancurkan
Zelensky Yakin Rusia Kerahkan 300 Ribu Tentara Baru Usai Pemilu, Ukraina Siap Hancurkan

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan keyakinannya bahwa Rusia akan menambah sekitar 300.000 prajurit untuk melanjutkan invasi ke Ukraina pada akhir tahun ini. Pernyataan tersebut disampaikan Zelensky pada Minggu (23/8) di tengah meningkatnya spekulasi mengenai mobilisasi baru Rusia.

Menurut Zelensky, Rusia kemungkinan besar akan mengakhiri tahun dengan menduduki wilayah Ukraina dalam jumlah yang sama seperti awal tahun. Ia menduga mobilisasi besar-besaran akan dilakukan setelah pemilihan umum parlemen Rusia yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.

"Kami yakin bahwa setelah pemilu, mereka akan melakukan mobilisasi. Kami percaya ini tidak akan terjadi di kota-kota besar," ujar Zelensky. Ia menambahkan bahwa Rusia akan mengerahkan 300.000 pasukan baru tergantung pada situasi di timur Ukraina.

Untuk mencegah skenario tersebut, Zelensky mengaku telah memerintahkan para jenderalnya untuk mempercepat upaya merebut kembali wilayah Donetsk sebelum akhir tahun. Ia menegaskan bahwa jika Rusia mengirim pasukan baru, Ukraina siap menghadapinya.

"Mereka (Rusia) akan kehilangan 300.000 tentara yang baru dimobilisasi di sana. Kami akan memusnahkan mereka," tegasnya.

Saat ini, militer Ukraina menguasai sekitar 20 persen wilayah Donetsk, termasuk kota-kota industri strategis seperti Slaviansk dan Kramatorsk. Zelensky menilai mustahil bagi Rusia untuk merebut wilayah tersebut karena Moskow telah kehilangan banyak personel.

"Rusia telah kehilangan 267.000 personel sejak awal tahun, termasuk sekitar 155.000 yang tewas hingga saat ini," ungkapnya.

Zelensky juga menduga Rusia mungkin akan melancarkan serangan ke wilayah Ukraina utara, seperti Kharkiv dan Sumy. Meski pasukan Rusia belum ditempatkan di wilayah Bryansk yang berbatasan dengan Ukraina utara, ia mengaku melihat peralatan militer di sepanjang perbatasan dengan Federasi Rusia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User