Puasa Emas 35 Tahun Berlanjut, Indonesia Catat Rekor Buruk Baru di Kejuaraan Dunia BWF

Indonesia mencatat rekor buruk baru di Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah gagal meraih medali emas untuk kelima kalinya beruntun. Prestasi terbaik hanya medali perunggu dari ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, melampaui catatan buruk 35 tahun lalu. PBSI diharapkan segera berbenah.

Aug 25, 2026 - 12:18
Updated: 2 months ago
0
Puasa Emas 35 Tahun Berlanjut, Indonesia Catat Rekor Buruk Baru di Kejuaraan Dunia BWF
Puasa Emas 35 Tahun Berlanjut, Indonesia Catat Rekor Buruk Baru di Kejuaraan Dunia BWF

Jakarta - Kegagalan Indonesia meraih medali emas pada Kejuaraan Dunia BWF 2026 menjadi catatan kelam baru bagi bulutangkis Tanah Air. Untuk kelima kalinya secara beruntun, Indonesia pulang tanpa gelar juara dunia, sebuah rekor buruk yang belum pernah terjadi sejak 35 tahun terakhir.

Pada ajang yang berlangsung tahun ini, kontingen Indonesia hanya mampu membawa pulang satu medali perunggu. Medali tersebut dipersembahkan oleh pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah. Hasil ini sekaligus memastikan bahwa sejak edisi 2021, 2022, 2023, 2025, hingga 2026, tidak ada satu pun atlet Indonesia yang berdiri di podium tertinggi.

Terakhir kali Indonesia merasakan emas Kejuaraan Dunia BWF adalah pada 2019, ketika ganda putra Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil menjadi juara. Setelah itu, pencapaian terbaik Indonesia hanya sampai di partai final. Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva menjadi yang terakhir meraih medali perak, tepatnya pada edisi 2023.

Catatan lima edisi tanpa emas ini bahkan lebih buruk dibandingkan periode 1985-1991. Saat itu, Indonesia hanya mengalami empat edisi beruntun tanpa gelar juara dunia. Namun, pada 1993, Indonesia langsung bangkit dengan meraih tiga medali emas sekaligus dan menjadi juara umum.

Kala itu, Joko Suprianto tampil sebagai juara tunggal putra, Susy Susanti mendominasi tunggal putri, dan Ricky Subagja/Rudy Gunawan merebut emas ganda putra. Total enam medali berhasil dikumpulkan Indonesia pada edisi tersebut.

Kini, dengan puasa gelar yang semakin panjang, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dinilai perlu segera melakukan evaluasi dan pembenahan. Publik pun menanti langkah nyata agar kejayaan bulutangkis Indonesia di kancah dunia dapat kembali terukir.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User