Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran Jika Selat Hormuz Kembali Diganggu

Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengebom jembatan atau pembangkit listrik Iran jika kapal di Selat Hormuz diserang. Ancaman ini menyusul insiden penembakan kapal oleh Iran awal Juli. Iran melalui IRGC memperingatkan akan membalas dengan menyerang pembangkit listrik negara Arab jika infrastruktur mereka diserang.

Jul 28, 2026 - 08:55
Updated: 3 months ago
0
Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran Jika Selat Hormuz Kembali Diganggu
Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran Jika Selat Hormuz Kembali Diganggu

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan ancaman terhadap Iran terkait keamanan Selat Hormuz. Melalui unggahan di platform Truth Social pada Rabu (22/7), Trump menyatakan bahwa setiap serangan terhadap kapal di Selat Hormuz akan dibalas dengan penghancuran satu jembatan atau pembangkit listrik Iran, termasuk yang berada di sekitar ibu kota Teheran.

Ancaman ini muncul setelah Iran menembaki sejumlah kapal di Selat Hormuz awal bulan ini. AS menilai tindakan Iran melanggar nota kesepahaman yang ditandatangani pada Juni lalu. Sementara itu, Iran beralasan bahwa serangan tersebut sah karena kapal-kapal yang ditembaki dianggap melanggar rute yang telah ditetapkan oleh Teheran.

Trump sebelumnya beberapa kali mengancam akan mengebom infrastruktur energi Iran, bahkan menyebut kemungkinan memusnahkan peradaban negara tersebut. Namun, ancaman terbaru ini dinilai lebih spesifik dibandingkan pernyataan-pernyataan sebelumnya.

Sejak konflik terbaru pecah, serangan AS ke Iran umumnya menyasar wilayah pesisir. Iran membalas dengan meluncurkan serangan terhadap instalasi militer AS di berbagai titik di Timur Tengah.

Menanggapi ancaman Trump, Kepala Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Majid Mousavi, memberikan peringatan keras. Ia menyatakan bahwa jika pembangkit listrik Iran diserang, Teheran akan membalas dengan menyerang pembangkit listrik negara-negara Arab. "Jika jembatan dan pembangkit listrik kami diserang, pemadaman listrik bagi sekutu dan tuan rumah para pembunuh anak-anak sudah pasti terjadi," ujarnya seperti dikutip Al Jazeera.

Situasi di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang dilalui sepertiga minyak dunia, terus memanas. Ancaman dan serangan balasan antara AS dan Iran meningkatkan risiko eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User