Prabowo Siapkan Rp400 Triliun untuk Petani dan Nelayan, Airlangga Beberkan Tujuannya

Presiden Prabowo Subianto berencana menyalurkan dana hingga Rp400 triliun pada tahun depan kepada petani, nelayan, serta masyarakat pedesaan dan daerah tertinggal. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan dana itu untuk mendongkrak kemampuan belanja dan literasi keuangan masyarakat, dengan opsi melengkapi program pembiayaan yang sudah berjalan seperti KUR.

Oct 24, 2026 - 04:01
Updated: 11 hours ago
0
Prabowo Siapkan Rp400 Triliun untuk Petani dan Nelayan, Airlangga Beberkan Tujuannya
Prabowo Siapkan Rp400 Triliun untuk Petani dan Nelayan, Airlangga Beberkan Tujuannya

Pemerintah menyiapkan langkah besar untuk sektor produktif di akar rumput. Presiden Prabowo Subianto berencana menyalurkan dana hingga Rp400 triliun pada tahun depan kepada petani, nelayan, serta masyarakat yang tinggal di kawasan pedesaan dan daerah tertinggal.

Rencana itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (22/10). Menurut Prabowo, penyaluran dana tersebut merupakan kelanjutan dari capaian program akses keuangan daerah yang selama ini dinilai memberi hasil positif bagi masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kemudian membeberkan alasan di balik kebijakan tersebut. Ia menjelaskan tujuan utamanya adalah mendongkrak kemampuan belanja sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

"Bapak Presiden kan minta agar ujungnya masyarakat punya literasi keuangan dan punya uang untuk spending. Artinya, punya saving daripada simpanan di perbankannya masing-masing," ujar Airlangga di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (23/10).

Hingga kini, Prabowo belum menjelaskan secara rinci apakah kucuran dana itu akan digunakan sebagai dana bantuan atau disalurkan dalam bentuk kredit. Airlangga hanya mengisyaratkan bahwa alokasi Rp400 triliun tersebut tidak menutup kemungkinan disalurkan melalui skema pembiayaan baru atau diintegrasikan ke dalam program yang sudah ada, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Jadi, nanti kita akan menambahkan lagi dan membagi kepada sektornya masing-masing, salah satunya (ada opsi masuk ke KUR). Nanti kita lihat yang lain kita bisa tambahkan," kata Airlangga.

Ia menambahkan, rencana kucuran ini akan melengkapi berbagai program pembiayaan yang telah berjalan. Sebagai catatan, realisasi penyaluran KUR hingga 20 Oktober telah menembus Rp257,84 triliun atau mencapai 87 persen dari total alokasi yang disediakan, dengan jangkauan hingga 4 juta debitur.

Dalam kesempatan sebelumnya, Prabowo menegaskan bahwa peningkatan volume dana bantuan dan pembiayaan secara signifikan pada tahun mendatang ditujukan untuk menjangkau sektor produktif di akar rumput. Ia juga menyebut penyaluran kredit untuk rakyat sebesar kurang lebih Rp53 triliun yang penerima manfaatnya sekitar 2 juta warga sebagai salah satu prestasi yang telah dicapai bersama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User