PLN Turun Langsung Cek Kesiapan Listrik Jelang Balapan Utama MotoGP Mandalika 2026
Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo memantau langsung keandalan pasokan listrik selama rangkaian MotoGP Mandalika 2026. Daya mampu pasok sistem Lombok mencapai 436 MW dengan beban puncak 324 MW, menyisakan cadangan 112 MW. PLN juga menyiagakan genset standby 4.150 kVA, 19 unit UPS, dan 13 Unit Gardu Bergerak untuk mengamankan balapan utama.
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN memastikan pasokan listrik selama rangkaian MotoGP Mandalika 2026 berjalan aman. Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, turun langsung mengecek kesiapan infrastruktur kelistrikan dan kesiapsiagaan personel di kawasan sirkuit serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sengkol, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (11/10).
Menurut Rizal, persiapan kelistrikan telah dilakukan secara berkala dan kini memasuki tahap krusial menjelang balapan utama MotoGP Mandalika 2026. Sebagai puncak rangkaian event, tahap ini menuntut kesiapan optimal agar seluruh kegiatan berjalan lancar.
"MotoGP Mandalika merupakan ajang internasional yang membawa nama baik Indonesia di mata dunia. PLN memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar melalui dukungan pasokan listrik yang andal. Kami ingin memastikan langsung bahwa infrastruktur kelistrikan dan personel siaga dalam kondisi siap untuk memberikan pelayanan terbaik," ujar Rizal.
Daya mampu pasok pembangkit sistem Lombok tercatat mencapai 436 megawatt (MW), dengan beban puncak sebesar 324 MW. Kondisi itu menyisakan cadangan daya sekitar 112 MW selama gelaran internasional berlangsung, sehingga pasokan dinilai aman untuk menopang kebutuhan listrik masyarakat sekaligus operasional berbagai fasilitas pendukung MotoGP.
Untuk pengamanan berlapis, PLN menyediakan genset standby di lokasi sirkuit Mandalika berkapasitas total 4.150 kilovolt ampere (kVA). Beban puncak listrik di kawasan tersebut selama sesi kualifikasi dan sprint race pada Sabtu (10/10) tercatat 2.930 kVA, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 2.815 kVA. Meski naik, ketersediaan pasokan daya dinilai tetap aman.
Control Room Kelistrikan juga menunjukkan kondisi aman untuk pembangkit dan pasokan listrik di kawasan sirkuit selama sesi kualifikasi dan sprint race. Rizal menegaskan kecukupan daya dan kesiapan operasional menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran kegiatan tersebut.
"Kami pantau kondisi pembangkit aman, pasokan daya cukup, dan kelistrikan di Sirkuit Mandalika normal. Sesi kualifikasi dan sprint race hari ini (Sabtu) pun bisa berjalan normal," katanya.
Guna memperkuat keandalan pasokan, PLN menyiagakan 19 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 13 Unit Gardu Bergerak (UGB), serta genset dengan total kapasitas 4 MW. PLN juga menyiapkan tiga titik inlet UGB berkapasitas masing-masing 250 kVA, 400 kVA, dan 630 kVA, dengan total kapasitas 1.280 kVA. Seluruh infrastruktur itu disiapkan untuk mendukung mobilisasi peralatan sesuai kebutuhan operasional.
Melalui kesiapan infrastruktur dan pasokan listrik yang andal, PLN berkomitmen memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah kompetisi olahraga kelas dunia. Dukungan penuh diberikan untuk MotoGP Mandalika 2026, termasuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi pembalap, penyelenggara, dan penonton.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)