Penasihat Desak Trump Serang Iran Sebelum Kongres Baru Bertugas, Keputusan Masih Ditimbang

Sejumlah penasihat mendesak Presiden AS Donald Trump melancarkan operasi militer besar ke Iran sebelum Kongres baru bertugas pada Januari. Mereka menilai peluang menyerang makin sempit karena Kongres dipenuhi Partai Demokrat yang bisa mempersulit lewat penyelidikan, pembatasan dana, hingga resolusi. Trump belum memutuskan meski Menhan Pete Hegseth terus mendorong, sementara Wapres JD Vance tengah bernegosiasi dengan Teheran.

Nov 07, 2026 - 12:01
Updated: 2 days ago
0
Penasihat Desak Trump Serang Iran Sebelum Kongres Baru Bertugas, Keputusan Masih Ditimbang
Penasihat Desak Trump Serang Iran Sebelum Kongres Baru Bertugas, Keputusan Masih Ditimbang

Sejumlah penasihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan mendesak agar operasi militer besar-besaran ke Iran dilancarkan sebelum Kongres baru resmi bertugas pada Januari mendatang. Desakan itu muncul karena mereka menilai jendela peluang untuk menyerang semakin menyempit seiring komposisi Kongres yang kini didominasi Partai Demokrat.

Laporan NBC News menyebutkan sejumlah pejabat administrasi dan pertahanan telah menyampaikan hal tersebut kepada Trump. Mereka memperingatkan bahwa Kongres berpotensi mempersulit peluncuran operasi militer melalui penyelidikan, pembatasan dana, atau resolusi yang bertujuan memblokir serangan terhadap Iran.

Menurut laporan tersebut, Trump baru saja menerima pengarahan terbaru mengenai ancaman Iran dan opsi militer pada Kamis (5/11). Pengarahan itu dihadiri Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine. Meski demikian, Trump belum mengambil keputusan apa pun.

Hegseth disebut terus mendorong Trump agar segera meluncurkan serangan. Namun, sejumlah penasihat lain memperingatkan bahwa eskalasi militer berisiko merusak upaya diplomatik yang tengah berjalan.

Wakil Presiden AS JD Vance bersama para mediator saat ini sedang bernegosiasi dengan Teheran untuk menghindari konflik yang lebih luas. Di sisi lain, operasi militer baru AS disebut akan lebih singkat namun lebih intens, dengan target potensial berupa infrastruktur minyak dan gas serta Gunung Pickaxe yang diyakini menyimpan komponen program nuklir Iran.

Seorang pejabat Gedung Putih menyatakan bahwa Trump terbuka terhadap semua opsi yang tersedia. Ia menambahkan bahwa hanya Trump yang mengetahui apa dan kapan tindakan akan diambil.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User