Enam Tewas dalam Penembakan di Krakow, Polandia Tetapkan Dua Hari Berkabung Nasional

Presiden Polandia Karol Nawrocki menetapkan dua hari berkabung nasional pada 8-9 November menyusul penembakan massal di Krakow yang menewaskan enam orang dan melukai 15 lainnya. Pelaku yang diduga terinspirasi ideologi sayap kanan melepaskan tembakan secara acak dari dalam mobil di kawasan Main Market Square sebelum akhirnya ditembak dan ditangkap polisi.

Nov 08, 2026 - 12:02
Updated: 11 hours ago
0
Enam Tewas dalam Penembakan di Krakow, Polandia Tetapkan Dua Hari Berkabung Nasional
Enam Tewas dalam Penembakan di Krakow, Polandia Tetapkan Dua Hari Berkabung Nasional

Presiden Polandia Karol Nawrocki resmi menetapkan masa berkabung nasional selama dua hari, yakni pada 8 dan 9 November, menyusul tragedi penembakan massal yang mengguncang Kota Krakow. Keputusan itu dituangkan melalui dekret yang ditandatangani langsung oleh kepala negara, sebagaimana disampaikan juru bicara presiden pada Minggu (8/11).

Masa berkabung mulai berlaku sejak Sabtu tengah malam. Bendera nasional dikibarkan setengah tiang di gedung-gedung pemerintahan dan berbagai bangunan di seluruh wilayah Republik Polandia. Sejumlah situs web turut menambahkan pita hitam pada logo mereka dan mengubah tampilan dengan skema warna yang lebih suram. Stasiun radio dan televisi negara juga menyesuaikan jadwal siaran, sementara berbagai acara hiburan dibatalkan sebagai bentuk penghormatan kepada para korban.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu sore waktu setempat, sekitar pukul 15.00, di jantung kawasan bersejarah Krakow yang menjadi salah satu destinasi wisata utama di Polandia. Berdasarkan laporan kepolisian, pelaku melepaskan tembakan secara acak dari dalam mobil ke arah orang-orang di alun-alun kota. Pelaku kemudian berkendara menuju Main Market Square dan terus menembaki warga di sekitarnya.

Akibat insiden tersebut, enam orang dilaporkan tewas dan 15 orang lainnya mengalami luka-luka. Otoritas Polandia menyebutkan para korban tewas terdiri dari empat perempuan dan dua laki-laki. Dua petugas kepolisian turut menjadi korban luka dalam kejadian itu. Sebanyak lima warga negara asing termasuk di antara 16 orang yang dilarikan ke rumah sakit, dan salah satu korban tewas yang telah diidentifikasi merupakan warga negara Inggris.

Menurut keterangan polisi, pria pelaku penembakan diduga terinspirasi oleh ideologi sayap kanan. Ia akhirnya berhasil dilumpuhkan setelah ditembak dan ditangkap oleh aparat kepolisian. Pemandangan darah dan jenazah yang tergeletak di kawasan bersejarah Krakow meninggalkan duka mendalam bagi warga dan para wisatawan yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User