Kolaborasi UNES dan DLH Padang untuk Lomba Pengelolaan Sampah
UNES dan DLH Padang berkolaborasi kelola sampah berbasis big data demi wujudkan kota bersih, cerdas, dan berkelanjutan.
Padang – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ekasakti (UNES) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Kali ini, UNES bersama tim riset kembali melakukan kunjungan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang untuk membahas langkah konkret penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi informasi dan analisis big data.
Pertemuan yang berlangsung di kantor DLH ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang telah terjalin sebelumnya. Tim UNES diterima hangat oleh perwakilan DLH, Pratiwi dan Rika. Diskusi fokus pada indikator penilaian lomba pengelolaan sampah antar Rukun Tetangga (RT) dan antar sekolah di seluruh Kota Padang.
Penguatan Sistem IT untuk Lomba Pengelolaan Sampah
Dalam pembahasan, disepakati bahwa UNES akan memberikan dukungan penuh melalui pembangunan sistem IT yang dirancang khusus untuk lomba tersebut. Sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai media pencatatan dan pelaporan, tetapi juga mampu melakukan analisis data secara komprehensif.
Sekretaris LPPM UNES, Harry Setya Hadi, S.Kom., M.Kom., menjelaskan bahwa data dari lomba akan diolah menjadi big data yang bermanfaat untuk merumuskan kebijakan pengelolaan sampah. “Dengan big data, kita dapat memetakan pola dan tren pengelolaan sampah di masyarakat. Hasilnya dapat menjadi dasar bagi pemerintah untuk membuat keputusan yang tepat sasaran,” ungkapnya.
Rencana ke depan, sistem ini akan menghasilkan peta pengelolaan sampah yang bisa menjadi acuan kebijakan masa depan. Ini menjadi salah satu bukti penerapan nyata teknologi dan riset untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah.
Manfaat Kolaborasi bagi Kampus dan Masyarakat
Ketua LPPM UNES, Prof. Dr. Ir. I Ketut Budaraga, M.Si., menegaskan bahwa kerja sama ini selaras dengan misi Kampus Berdampak yang diusung UNES. Ia menilai, keterlibatan langsung mahasiswa dan dosen dalam program ini memberi pengalaman praktis sekaligus kontribusi nyata dalam mengatasi masalah lingkungan.
“Kolaborasi ini bukan hanya untuk Kota Padang, tapi juga kesempatan bagi UNES untuk mengembangkan riset dan inovasi teknologi yang langsung diterapkan di lapangan,” jelas Prof. Ketut.
Kebutuhan Sistem yang Ramah Pengguna dan Terintegrasi
Dosen D3 Manajemen Informatika UNES, Dr. Jusmita Weriza, S.Kom., M.Kom., menekankan pentingnya sistem yang mudah digunakan dan terintegrasi dengan seluruh pihak. Sistem ini harus memudahkan DLH, juri lomba, serta peserta dari RT dan sekolah dalam mengakses dan menginput data tanpa kesulitan.
Sementara itu, Kepala Program Studi Teknik Elektro UNES, Rosnita Rauf, S.T., M.T., mengingatkan pentingnya kerangka kerja yang jelas sebelum masuk ke tahap teknis. “Kerangka kerja yang matang akan membuat pengembangan sistem lebih terarah dan efisien,” ujarnya.
Harapan Keberlanjutan dari DLH Padang
DLH Kota Padang menyambut baik inisiatif ini. Menurut Pratiwi, pengelolaan sampah berbasis data merupakan langkah modern yang perlu segera diimplementasikan. Rika menambahkan, sistem ini juga dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.
Menuju Kota Bersih, Cerdas, dan Berkelanjutan
Kerja sama ini diharapkan menjadi model sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan lingkungan. Dengan menggabungkan kekuatan riset UNES dan pengalaman lapangan DLH, lahirlah solusi inovatif yang relevan dengan tantangan kota modern.
Sebagai langkah penguatan, Prof. Ketut menyerahkan draf Memorandum of Agreement (MoA) kepada DLH, yang akan menjadi dasar hukum kerja sama. UNES juga berencana membentuk tim pelaksana khusus agar program berjalan optimal.
Pertemuan diakhiri dengan foto bersama, sebagai simbol komitmen membangun Kota Padang yang hijau, inovatif, dan berbasis data.
What's Your Reaction?
Like
1
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0