Kalahkan Petahana, Alvin Tedjo Keturunan Indonesia Menangi Kursi Wali Kota Mississauga
Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia dan China, memenangi pemilihan Wali Kota Mississauga, Kanada, dengan 74.479 suara, mengalahkan petahana Carolyn Parrish dan eks wali kota Bonnie Crombie. Pria yang pindah ke Kanada sejak usia empat tahun itu berjanji fokus pada keterjangkauan biaya hidup dan keamanan masyarakat.
Politikus keturunan Indonesia dan China, Alvin Tedjo, berhasil memenangi pemilihan Wali Kota Mississauga, Kanada, setelah mengungguli dua kandidat kuat dalam kontestasi tersebut. Berdasarkan hasil hitung cepat hampir seluruh suara per Senin (26/10) pukul 23.30 waktu setempat, Alvin mengumpulkan 74.479 suara.
Capaian itu jauh meninggalkan pesaingnya, Carolyn Parrish, yang merupakan petahana dan hanya memperoleh 51.853 suara. Sementara kandidat ketiga, Bonnie Crombie, yang merupakan eks Wali Kota Mississauga sekaligus pemimpin Partai Liberal Ontario, harus puas dengan 43.191 suara.
Alvin bukan sosok baru di dunia politik lokal. Ia merupakan anggota dewan Kota Clarkson dan Lorne Park yang baru menjabat satu periode. Sebelum terjun sebagai anggota dewan, ia pernah bekerja sebagai staf bidang politik di kantor pemerintah daerah.
Selama menjabat sebagai dewan kota, Alvin mengklaim sejumlah pencapaian, antara lain mewujudkan transportasi umum gratis bagi anak-anak, mempermudah pembangunan hunian, serta mengupayakan perluasan ruang terbuka hijau, taman anjing, dan jalur pejalan kaki. Ia juga disebut memperluas pilihan tempat penampungan bagi tunawisma, mendukung bank pangan, melegalkan street hockey, dan dua kali memberikan suara untuk menurunkan pajak.
Keluarga Alvin pindah ke Kanada sekitar tahun 1970-an dan menetap di Mississauga ketika ia berusia empat tahun. "Kisah hidup saya di Mississauga dimulai ketika saya berusia empat tahun. Orang tua saya berimigrasi ke sini dari belahan dunia lain demi mencari kehidupan yang lebih baik dan masa depan yang lebih cerah bagi keluarga kami," ujarnya.
Tumbuh besar di Mississauga, pria yang kini beristri Rebecca dan memiliki satu anak itu mengaku memiliki keterikatan erat dengan komunitas warga lokal. "Saya dan istri saya, Rebecca, memilih untuk melakukan hal yang sama dengan menetap dan membangun keluarga kami di Mississauga," kata Alvin.
Dikutip The Toronto Star, semasa SMA Alvin pernah menjabat ketua OSIS dan menjadi anggota komite penasihat pemuda untuk wali kota. Pada pertengahan 1990-an, ia bertemu Wali Kota saat itu, Hazel McCallion, setelah memenangi penghargaan Young Citizen of the Year. Alvin mengaku mendapat dorongan dari McCallion untuk terjun ke dunia politik.
"Pencalonan saya didorong oleh rasa kepemilikan dan kepedulian saya terhadap komunitas ini, sebuah semangat yang saya tahu juga dimiliki oleh begitu banyak warga lainnya: melihat Mississauga terus tumbuh dan berkembang menjadi tempat yang dapat kita banggakan sebagai rumah kita," tuturnya.
Dalam situs resminya, Alvin berjanji membawa energi dan gagasan baru untuk mengatasi persoalan paling penting bagi warga. "Saya akan berfokus pada keterjangkauan biaya hidup dan keamanan masyarakat, sekaligus memastikan bahwa Mississauga menjadi tempat tinggal yang semakin baik bagi semua orang," paparnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)