Hujan Tak Berhenti, Debit Sungai Batang Kuranji Dekat SMA 9 Padang Meningkat Tajam
Padang — Hujan deras yang mengguyur wilayah Pauh sejak Selasa pagi menyebabkan debit Sungai Batang Kuranji meningkat signifikan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga, terutama yang tinggal di sekitar SMA Negeri 9 Padang dan sepanjang bantaran sungai.
Sejak pukul pagi, hujan tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Air yang mengalir ke Sungai Batang Kuranji mulai membesar dan menguat. Dalam sejumlah rekaman video yang beredar di grup WhatsApp warga, terlihat arus sungai menjadi lebih deras, keruh, dan naik mendekati permukiman.
“Biasanya airnya tenang, tapi siang ini terlihat jauh lebih kuat. Kami waspada karena debitnya cepat naik,” ujar salah satu warga yang tinggal dekat bantaran sungai.
Peningkatan debit air ini dikhawatirkan dapat memicu banjir mendadak, mengingat kawasan Pauh Besar pernah mengalami luapan pada musim hujan sebelumnya. Warga yang tinggal di titik rawan diminta untuk mengurangi aktivitas di sekitar sungai dan memantau kondisi air secara berkala.
Kepala lingkungan setempat juga mengimbau warga agar segera melapor apabila terjadi kenaikan signifikan pada permukaan air.
“Situasi bisa berubah cepat. Jika melihat tanda-tanda peningkatan yang membahayakan, segera hubungi perangkat kelurahan atau BPBD,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan maupun korban. Namun, intensitas hujan yang masih tinggi membuat masyarakat tetap siaga, terutama pada sore hingga malam hari ketika potensi curah hujan masih besar.
Sungai Batang Kuranji kembali menjadi pengingat akan risiko bencana hidrometeorologi di Padang. Di tengah derasnya hujan, kewaspadaan warga menjadi kunci mengantisipasi ancaman yang mungkin terjadi. Informasi resmi dari BMKG dan BPBD diharapkan dapat menjadi panduan bagi masyarakat dalam bersikap.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
1
Wow
0