Gempa M 7,0 Guncang Tibet, Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban

Kemlu RI memastikan tidak ada WNI yang menjadi korban gempa magnitudo 7,0 di Tibet, China. KBRI Beijing terus memantau situasi dan mengimbau WNI menghubungi hotline jika membutuhkan bantuan. Otoritas setempat melaporkan 16 korban jiwa dan 46 luka-luka akibat gempa di Prefektur Nagqu.

Oct 24, 2026 - 04:01
Updated: 10 hours ago
0
Gempa M 7,0 Guncang Tibet, Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban
Gempa M 7,0 Guncang Tibet, Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memastikan tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban, baik meninggal maupun luka, akibat gempa bermagnitudo 7,0 yang mengguncang Tibet, China, Kamis (22/10). Kepastian itu disampaikan setelah Kedutaan Besar RI di Beijing memantau perkembangan situasi keamanan di wilayah terdampak.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyatakan bahwa berdasarkan keterangan otoritas setempat hingga Jumat (23/10), tercatat 16 korban jiwa dan 46 korban luka. Kerusakan sementara juga dilaporkan mencakup 339 rumah dan 20 kandang ternak yang roboh.

Meski demikian, Heni menegaskan bahwa berdasarkan catatan KBRI Beijing, sejauh ini belum ada laporan mengenai WNI yang terdampak gempa tersebut. Pemerintah setempat telah mengerahkan lebih dari 1.600 personel untuk pencarian, penyelamatan, dan penanganan korban, serta menyalurkan bantuan logistik ke wilayah terdampak.

KBRI Beijing juga telah menyampaikan informasi terkait gempa dan imbauan keamanan kepada seluruh WNI di wilayah akreditasi melalui hotline di Weixin atau WeChat. Langkah ini dilakukan agar WNI tetap waspada dan mengetahui jalur bantuan yang tersedia.

Heni mengimbau WNI yang terdampak gempa atau memerlukan bantuan agar menghubungi hotline KBRI Beijing melalui nomor +86-186-1045-5488 (WeChat). Imbauan ini diberikan sebagai bentuk pelindungan dan kesiapsiagaan bagi warga Indonesia di wilayah tersebut.

Sebelumnya, Badan Survei Geologi Amerika Serikat pada Kamis melaporkan gempa berkedalaman 10 kilometer melanda wilayah Kecamatan Maru, Kabupaten Baqen, Tibet. Media Xinhua menyebut status tanggap darurat bencana gempa bumi tingkat II telah diberlakukan di wilayah terdampak.

Wakil kepala Kecamatan Maru, Lhawang Dagpo, mengatakan guncangan terasa jelas di kantor kecamatan hingga menyebabkan retakan pada dinding bangunan. Layanan listrik dan telekomunikasi di pusat pemerintahan kabupaten tersebut juga mengalami gangguan akibat gempa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User