Banjir Rendam Kampus Universitas Baiturrahmah, Mahasiswa dan Dosen Terjebak
Hujan lebat sejak subuh hingga sore menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kota Padang, termasuk kampus Universitas Baiturrahmah. Air setinggi perut orang dewasa membuat mahasiswa dan dosen terjebak di dalam kampus. Sejumlah kendaraan terendam, sementara sebagian mahasiswa berusaha menyelamatkan kendaraan dengan memindahkannya ke area lebih tinggi.
Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah Sumatera Barat sejak subuh hingga sore hari pada Senin (3/8/2026) mengakibatkan banjir di sejumlah titik di Kota Padang. Kawasan Nanggalo, Tunggul Hitam, Kuranji, Siteba, dan beberapa wilayah lainnya dilaporkan tergenang air dengan ketinggian bervariasi.
Salah satu lokasi yang terdampak adalah Universitas Baiturrahmah, sebuah perguruan tinggi swasta di Padang. Air banjir dilaporkan telah mencapai tangga kampus, sehingga sejumlah mahasiswa dan dosen yang berada di dalam gedung tidak dapat keluar dan masih terjebak hingga sore hari.
Seorang mahasiswa Jurusan Kewirausahaan, Shelpin Irswandi, menyampaikan bahwa ketinggian air di area kampus diperkirakan sudah mencapai perut orang dewasa. Menurutnya, pada siang hari air masih setinggi paha, namun terus naik seiring intensitas hujan yang tidak kunjung reda. Ia dan rekan-rekannya masih menunggu di dalam kampus dengan harapan hujan segera berhenti dan banjir surut.
Selain menjebak warga kampus, banjir juga merendam sejumlah kendaraan yang terparkir di area kampus. Baik mobil maupun sepeda motor banyak yang tidak selamat dari genangan air. Beberapa mahasiswa berupaya menyelamatkan kendaraan mereka dengan memindahkannya ke lokasi kampus yang lebih tinggi dan tidak terjangkau banjir.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai jumlah pasti mahasiswa dan dosen yang terjebak, serta estimasi kerugian akibat banjir tersebut. Pihak kampus juga belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian ini.
Banjir yang melanda Kota Padang ini merupakan dampak dari hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0