An Se Young Kokoh di Puncak Ranking BWF dengan 122.287 Poin, Dua Gelar Juara Justru Tak Dihitung

An Se Young memuncaki ranking BWF dengan 122.287 poin, unggul jauh atas Wang Zhi Yi yang mengoleksi 103.989 poin. Dari 13 turnamen individu dalam 52 pekan terakhir, pencapaian terburuknya hanya babak perempat final Japan Open 2026. Menariknya, poin juara Singapore Open dan China Masters masing-masing 11 ribu tidak masuk perhitungan, begitu pula poin runner up All England.

Oct 13, 2026 - 12:02
Updated: 2 days ago
0 0
An Se Young Kokoh di Puncak Ranking BWF dengan 122.287 Poin, Dua Gelar Juara Justru Tak Dihitung
An Se Young Kokoh di Puncak Ranking BWF dengan 122.287 Poin, Dua Gelar Juara Justru Tak Dihitung

Pebulu tangkis tunggal putri Korea Selatan, An Se Young, kembali menegaskan dominasinya di panggung dunia. Pada pembaruan ranking BWF pekan ini, ia bertengger di posisi nomor satu dengan koleksi 122.287 poin, meninggalkan pesaing terdekatnya, Wang Zhi Yi, yang hanya mengumpulkan 103.989 poin.

Selisih poin yang cukup jauh itu menjadi bukti nyata betapa konsistennya penampilan An Se Young sepanjang 52 pekan terakhir. Dari 13 turnamen individu yang ia ikuti, capaian terburuknya hanyalah menembus babak perempat final Japan Open 2026. Di luar itu, ia hampir selalu melaju ke partai puncak dan hanya sekali gagal meraih gelar, yakni di All England.

Selain turnamen individu, ada satu ajang beregu yang turut masuk dalam perhitungan poinnya, yaitu Uber Cup. Sistem peringkat BWF sendiri hanya menghitung 10 turnamen dengan hasil terbaik dalam rentang 52 pekan. Dari sepuluh turnamen tersebut, sembilan di antaranya merupakan gelar juara yang diraih An Se Young, sementara satu sisanya berasal dari Uber Cup.

Yang menarik, masih ada sejumlah poin besar yang justru tidak terpakai dalam perhitungan. Dua gelar juara dari Singapore Open dan China Masters, yang masing-masing bernilai 11 ribu poin, harus tersisih karena kuota 10 turnamen terbaik sudah terpenuhi. Begitu pula dengan poin runner up All England yang bernilai 10.200, juga tidak masuk hitungan.

Kondisi ini semakin menegaskan kualitas An Se Young di sektor tunggal putri. Bahkan ketika sejumlah kemenangan penting tidak dihitung, ia tetap mampu menjaga jarak yang signifikan dari para pesaingnya di klasemen.

Menatap Tur Eropa mendatang, An Se Young berstatus sebagai juara bertahan di Denmark dan Prancis. Tekanan untuk mempertahankan poin juara tentu akan ia hadapi. Namun, ia masih memiliki cadangan poin dari Singapore Open dan China Masters yang sama-sama bernilai 11 ribu dan belum terpakai, sehingga posisinya di puncak ranking tetap relatif aman.

Dengan catatan tersebut, An Se Young tidak hanya memimpin ranking, tetapi juga menunjukkan standar baru dalam persaingan tunggal putri dunia. Konsistensi dan kedalaman prestasinya membuat ia layak disebut sebagai pemain paling dominan saat ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User