Kopilot Kirim Kode Darurat, Jerman Kerahkan Jet Tempur dan Tutup Bandara Nuremberg

Otoritas Jerman menutup Bandara Nuremberg dan mengerahkan jet tempur setelah pesawat Corendon Airlines mengirim kode darurat yang mengindikasikan dugaan pembajakan. Maskapai menyatakan kode itu muncul karena kerusakan sistem komunikasi radio, bukan situasi darurat. Pesawat mendarat selamat dengan 178 penumpang dan awak. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya pengawasan udara Eropa buntut kemunculan drone misterius yang dituduhkan ke Rusia.

Oct 14, 2026 - 20:02
Updated: 9 hours ago
0 0
Kopilot Kirim Kode Darurat, Jerman Kerahkan Jet Tempur dan Tutup Bandara Nuremberg
Kopilot Kirim Kode Darurat, Jerman Kerahkan Jet Tempur dan Tutup Bandara Nuremberg

Otoritas Jerman bergerak cepat menutup Bandara Nuremberg dan mengerahkan sejumlah jet tempur setelah sebuah pesawat Corendon Airlines diduga mengalami pembajakan pada Selasa (13/10). Langkah itu diambil setelah pihak berwenang menerima kode darurat dari kokpit pesawat yang mengindikasikan adanya ancaman pembajakan.

Juru bicara kepolisian Jerman, Michael Petzold, mengungkapkan bahwa kode tersebut dikirim oleh kopilot. Karena pihaknya tidak dapat menghubungi kokpit dan menara pengawas juga gagal menjalin komunikasi, otoritas memilih mengambil asumsi terburuk. "Karena kami tidak bisa menghubungi kokpit, dan menara pengawas juga tidak bisa menghubungi kokpit, kami harus berasumsi yang terburuk, bahwa itu mungkin memang pembajakan," ujar Petzold seperti dikutip ABC News.

Menindaklanjuti sinyal tersebut, polisi menutup akses ke Bandara Nuremberg sebagai tindakan pencegahan. Juru bicara bandara menyatakan enam penerbangan terpaksa ditangguhkan, sementara dua penerbangan yang hendak mendarat dialihkan ke bandara lain.

Maskapai Corendon Airlines dalam pernyataannya kepada Associated Press menjelaskan bahwa pesawat Boeing 737-800 yang terbang dari Corfu, Yunani, menuju Nuremberg, Jerman, mengirim kode darurat pada Selasa pagi saat berada di atas wilayah Kroasia. Kode itu muncul karena pesawat mendeteksi kerusakan pada sistem komunikasi radio.

Meski demikian, maskapai memastikan tidak ada situasi darurat selama penerbangan berlangsung. Pesawat akhirnya mendarat dengan selamat membawa 178 penumpang dan awak pesawat.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kewaspadaan otoritas di sejumlah negara Eropa terhadap keamanan wilayah udara. Pengawasan diperketat menyusul kemunculan pesawat tak berawak misterius yang terbang di beberapa negara, yang umumnya dituduhkan berasal dari Rusia.

Bulan lalu, pemerintah Jerman menuding Moskow berada di balik upaya serangan menggunakan drone berbahan peledak di Bandara Leipzig/Halle. Sebagai respons, Jerman menutup konsulat Rusia. Presiden Rusia Vladimir Putin membantah keterlibatan negaranya dalam peristiwa tersebut.

Moskow memang kerap dituduh melakukan sabotase dan disrupsi terhadap negara-negara Eropa imbas invasinya ke Ukraina. Negara-negara Eropa menilai Rusia berupaya melemahkan dukungan untuk Ukraina sekaligus mengacaukan stabilitas kawasan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User