Resep Kunci Jonatan Christie dan Putri KW di Denmark Open 2026, Modal Nothing to Lose Bikin Lawan Tak Berkutik

Jonatan Christie dan Putri Kusuma Wardani sama-sama mengandalkan pola pikir nothing to lose untuk menaklukkan lawan di babak pertama Denmark Open 2026. Jojo menang straight game atas Lin Chun Yi, sementara Putri KW membalas kekalahan dari Supanida Katethong. Keduanya kini bersiap menghadapi lawan berbeda di babak 16 besar.

Oct 14, 2026 - 20:02
Updated: 10 hours ago
0 0
Resep Kunci Jonatan Christie dan Putri KW di Denmark Open 2026, Modal Nothing to Lose Bikin Lawan Tak Berkutik
Resep Kunci Jonatan Christie dan Putri KW di Denmark Open 2026, Modal Nothing to Lose Bikin Lawan Tak Berkutik

Jonatan Christie dan Putri Kusuma Wardani membuka perjalanan mereka di Denmark Open 2026 dengan kemenangan meyakinkan pada babak pertama. Keduanya mengaku menerapkan pendekatan serupa, yakni bermain tanpa beban dan tidak terlalu memikirkan hasil akhir.

Jonatan, yang akrab disapa Jojo, menaklukkan wakil Taiwan Lin Chun Yi melalui straight game 21-13, 21-14. Tunggal putra Indonesia itu menilai kunci kemenangannya adalah inisiatif mengambil tempo permainan sejak awal agar Lin tidak leluasa mengembangkan kecepatan dan serangannya.

"Lawan Lin Chun-Yi tadi saya lebih inisiatif untuk ambil tempo permainannya karena kalau dia sudah pegang tempo permainannya akan sangat-sangat menyulitkan dengan kecepatan dan serangannya yang dia punya, jadi saya rasa saya perlu menutup itu dulu," ujar Jonatan dalam keterangan tertulis PBSI, Rabu (14/10).

Jojo juga menegaskan bahwa ia datang ke turnamen ini dengan sikap nothing to lose. Ia tidak ingin terbebani target hasil, melainkan fokus mengeluarkan kemampuan terbaik dan menjadikan setiap pertandingan sebagai ajang belajar.

"Ke sini saya coba membawa rasa nothing to lose saja, tidak perlu memikirkan hasil. Mencoba mengeluarkan yang sudah dilatih dan menganggap sparring dengan bertemu lawan-lawan yang bagus. Lebih menanamkan pikiran untuk terus belajar setiap main, ada yang dipelajari lagi, ada yang dicoba lagi," tuturnya.

Di babak 16 besar, Jonatan akan menghadapi sesama wakil Indonesia, Alwi Farhan, pada Kamis (15/10). Ia menyambut antusias pertemuan ketiga tersebut dan mengaku senang melihat perkembangan Alwi yang dinilainya sangat baik tahun ini.

"Besok bertemu Alwi dan akan menjadi pertemuan ketiga kami, saya akan menikmati pertandingan ini. Saya pastinya senang dengan improvement Alwi yang sangat baik tahun ini, bersama dia [dan Moh Zaki Ubaidillah] sering latihan bareng, saya sering ke pelatnas juga jadi sparring," kata Jonatan.

Senada dengan Jonatan, Putri KW juga memilih bermain tanpa beban saat menghadapi Supanida Katethong. Meski rekor head to head sebelumnya kurang menguntungkan dengan dua kekalahan dari empat pertemuan, Putri sukses membalikkan keadaan dan menang 21-16, 21-13.

"Alhamdulillah hari ini bisa membalas kekalahan. Saya coba berpikirnya nothing to lose saja karena dua kekalahan saat itu menurut saya di pertandingan yang cukup penting. Jadi tadi hanya fokus cara bermainnya dan menikmatinya. Kemenangan yang bisa menaikkan kepercayaan diri saya," ucap Putri.

Putri mengaku tidak banyak mengubah pola permainannya. Ia hanya berusaha membatasi pukulan atas Supanida yang dinilainya cukup bagus, tanpa rasa takut ketika harus mengangkat bola. Selanjutnya, Putri akan menghadapi pebulutangkis Taiwan, Huang Yu Hsun, yang sebelumnya mengalahkan Neslihan Arin.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User