BMKG Keluarkan Peringatan Dini, 11 Wilayah Ini Berpotensi Diguyur Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Hari Ini
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk 14-16 Oktober 2026. Sebanyak 11 wilayah berpotensi diguyur hujan sedang hingga sangat lebat, dengan Aceh dan Sumatra Utara berstatus Siaga. BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang di Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 14-16 Oktober 2026. Dalam peringatan tersebut, sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai angin kencang pada Kamis (15/10).
BMKG mencatat ada 11 wilayah yang perlu diwaspadai. Sembilan daerah berstatus Waspada karena berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat, yakni Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, dan Papua Selatan.
Sementara itu, dua wilayah berstatus Siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat, yaitu Aceh dan Sumatra Utara. BMKG memastikan tidak ada wilayah yang berstatus Awas pada hari ini.
Selain hujan, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang untuk empat provinsi: Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.
Meski sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam kondisi relatif kering, BMKG menjelaskan bahwa dinamika atmosfer skala waktu lebih singkat tetap dapat memicu pertumbuhan awan hujan. Analisis perkembangan musim pada dasarian III September menunjukkan baru sekitar 5,7 persen wilayah Indonesia atau 40 Zona Musim (ZOM) yang telah memasuki musim hujan.
Curah hujan pada dasarian I-III Oktober 2026 secara umum diprakirakan berada pada kategori rendah hingga menengah, yakni 0-150 milimeter per dasarian. Pada dasarian II Oktober, curah hujan kategori rendah atau kurang dari 50 milimeter per dasarian diprakirakan terjadi di sebagian Sumatra, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian tengah hingga selatan, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, serta sejumlah wilayah Papua.
Kendati demikian, kondisi kering yang dominan tidak menutup peluang terjadinya hujan. BMKG menyebut aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi aktif di sebagian Sumatra bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara. Gelombang Rossby Ekuatorial diprakirakan aktif di sebagian Sumatra, sedangkan Gelombang Kelvin yang bergerak ke arah timur aktif di sebagian Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, dan Papua.
Aktivitas gelombang atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan di wilayah yang dilaluinya. Peluang hujan turut didukung pola perlambatan dan pertemuan angin di sejumlah wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, serta suhu muka laut yang relatif hangat yang membantu menyediakan uap air.
"Kombinasi faktor tersebut memungkinkan terjadinya hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang secara lokal, meskipun sebagian besar wilayah Indonesia masih mengalami kondisi relatif kering," tulis BMKG dalam Prakiraan Cuaca Indonesia Sepekan Periode 13-19 Oktober.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)