21 Pasangan Resmi Menikah di Masjid Agung Nurul Iman, Ada Kejutan di Balik Nikah Bareng Jilid II

Pemerintah Kota Padang bersama Kemenag menggelar nikah bareng jilid II yang diikuti 21 pasangan di Masjid Agung Nurul Iman. Kegiatan ini bagian dari peringatan HUT RI ke-81 dan HJK ke-357. Selain akad nikah, pasangan mendapat layanan penerbitan KK baru dan imbauan menjaga kepesertaan BPJS Kesehatan.

Sep 06, 2026 - 11:49
Updated: 2 months ago
0
21 Pasangan Resmi Menikah di Masjid Agung Nurul Iman, Ada Kejutan di Balik Nikah Bareng Jilid II
21 Pasangan Resmi Menikah di Masjid Agung Nurul Iman, Ada Kejutan di Balik Nikah Bareng Jilid II

Sebanyak 21 pasangan mengikuti akad nikah massal atau nikah bareng jilid II yang digelar di Masjid Agung Nurul Iman, Kota Padang, pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Padang dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Kota Padang (HJK) ke-357.

Staf Ahli Wali Kota Padang Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Feri Mulyani Hamid, yang hadir mewakili Pemko Padang, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, nikah massal bukan sekadar seremoni akad nikah, melainkan wujud kepedulian bersama dalam membantu masyarakat membangun keluarga yang sakinah, harmonis, dan penuh keberkahan.

Feri menjelaskan, seluruh peserta telah melewati berbagai tahapan administratif dan kesehatan sebelum melangsungkan pernikahan. Di antaranya pemenuhan batas usia minimal, kelengkapan dokumen kependudukan sebagai warga Kota Padang, pemeriksaan kesehatan, imunisasi calon pengantin, serta penyuluhan kesehatan di puskesmas.

Setelah resmi menjadi pasangan suami istri, status kependudukan mereka akan diperbarui melalui penerbitan Kartu Keluarga (KK) baru oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). "Dengan beralihnya status mereka sebagai pasangan suami istri, maka Disdukcapil akan mengeluarkan KK baru dengan status yang sudah berubah, di mana suami dan istri tercatat dalam satu keluarga. Ini adalah bentuk layanan nyata dari Pemerintah Kota Padang," kata Feri.

Selain layanan administrasi, BPJS Kesehatan juga dilibatkan dalam kegiatan ini. Para pengantin baru diingatkan untuk memastikan kepesertaan JKN tetap aktif agar dapat mengakses layanan kesehatan saat dibutuhkan.

Dalam kesempatan itu, Feri berpesan kepada 21 pasangan untuk menjaga mawaddah dan rahmah dalam rumah tangga. Ia menekankan bahwa keluarga sakinah bukan berarti bebas dari masalah, melainkan mampu menyelesaikan setiap persoalan dengan musyawarah, saling memaafkan, dan berpegang teguh kepada Allah SWT. "Kepada para suami, sayangilah istri sebagaimana saudara ingin disayangi. Kepada para istri, hormatilah suami sebagaimana saudara ingin dihormati," pesannya.

Ia juga mengajak pasangan untuk mendukung program keagamaan Pemko Padang seperti Smart Surau dan Subuh Mubarak, karena keluarga berperan penting dalam membangun lingkungan religius dan membentuk generasi berkarakter.

Sementara itu, Kepala Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kanwil Kemenag Sumbar, Yosef Chairul, mengungkapkan bahwa nikah bareng merupakan agenda rutin Kemenag yang biasanya digelar pada momentum 1 Muharam dengan tema Peaceful Muharam. Namun, pelaksanaan di Sumatera Barat diselaraskan dengan momentum Hari Jadi Kota Padang. "Alhamdulillah, di Kota Padang sudah kita laksanakan di tahun kedua. Tahun kemarin berjumlah 14 pasang, dan tahun ini diikuti oleh 22 pasang pendaftar, di mana 21 pasang dapat melangsungkan prosesi di masjid ini karena satu pasang berhalangan karena sakit," jelas Yosef.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Yasril, Kepala Disdukcapil Kota Padang Ances Kurniawan, serta perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Padang, Sari Rusfa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User