Putin Buka Pintu Negosiasi Damai, Zelensky Diminta Datang ke Moskow dengan Jaminan Keamanan

Presiden Rusia Vladimir Putin mengundang Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk bernegosiasi langsung di Moskow dan menjanjikan jaminan keselamatan. Tawaran ini disampaikan setelah Putin mendapat informasi bahwa Zelensky tertarik melakukan pembicaraan langsung. Pembicaraan juga menyinggung rencana lanjutan perundingan trilateral Rusia, Ukraina, dan AS di Abu Dhabi.

Oct 29, 2026 - 04:02
Updated: 1 day ago
0
Putin Buka Pintu Negosiasi Damai, Zelensky Diminta Datang ke Moskow dengan Jaminan Keamanan
Putin Buka Pintu Negosiasi Damai, Zelensky Diminta Datang ke Moskow dengan Jaminan Keamanan

Presiden Rusia Vladimir Putin secara terbuka mengundang Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk melakukan pertemuan langsung di Moskow. Undangan itu ditujukan sebagai jalan menuju negosiasi damai antara kedua negara yang hingga kini masih berkonflik.

Tawaran tersebut disertai janji bahwa keamanan Zelensky akan terjamin bila ia bersedia datang ke ibu kota Rusia. Jaminan itu disampaikan melalui Ajudan Kremlin, Yuri Ushakov, yang menegaskan bahwa Moskow akan menyiapkan segala kondisi yang diperlukan, termasuk persoalan keselamatan pemimpin Ukraina tersebut.

Menurut Ushakov, undangan ini muncul setelah Putin menerima informasi bahwa Zelensky memiliki ketertarikan untuk menggelar pembicaraan langsung dengan pemimpin Rusia. Informasi itu disampaikan Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store dan Presiden Finlandia Alexander Stubb dalam percakapan telepon dengan Putin belum lama ini.

"Bos kami menegaskan kembali bahwa jika Zelensky benar-benar ingin mengadakan negosiasi langsung, dia harus datang ke Moskow, di mana semua kondisi yang diperlukan, termasuk yang berkaitan dengan keselamatannya, akan disediakan untuknya," kata Ushakov, seperti dikutip kantor berita Rusia, TASS, Selasa (27/10).

Selain membahas kemungkinan pertemuan Putin dan Zelensky, percakapan telepon tersebut juga menyinggung kelanjutan negosiasi trilateral yang melibatkan Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat. Ushakov menyebut pembicaraan dengan Store dan Stubb terutama berfokus pada kesepakatan untuk melanjutkan perundingan trilateral di Abu Dhabi, ibu kota Uni Emirat Arab.

Meski demikian, ia mengakui masih ada sejumlah persoalan yang perlu dibahas lebih lanjut sebelum perundingan tersebut dapat dilanjutkan. "Ada banyak pertanyaan mengenai masalah ini dan permintaan klarifikasi dari pihak kami," ujar Ushakov, seperti dilaporkan Anadolu.

Ushakov juga menegaskan bahwa keterlibatan perwakilan Eropa dalam negosiasi mengenai Ukraina belum menjadi pembahasan saat ini. Menurutnya, penentuan pihak yang akan mewakili Eropa baru akan dipertimbangkan pada tahap berikutnya.

"Kami sama sekali tidak mempertimbangkan siapa yang mungkin mewakili Eropa, karena itu akan diputuskan pada tahap yang jauh kemudian," katanya. Ia menambahkan bahwa percakapan telepon antara Putin, Store, dan Stubb berlangsung sekitar 90 menit dan ketiga pihak sepakat untuk kembali berkomunikasi jika diperlukan. "Menurut saya, percakapan telepon itu menyeluruh dan substansial," ujar Ushakov.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User