Pertamina Percepat Ekspansi Panas Bumi, Targetkan Energi Bersih Nasional di IIGCE 2026
PT Pertamina (Persero) memperkuat komitmennya dalam transisi energi dengan menggenjot ekspansi panas bumi nasional di ajang IIGCE 2026. Melalui PGE, Pertamina menandatangani sejumlah kesepakatan strategis, menerima penugasan eksplorasi baru di Cubadak Panti, Sumatra Barat, serta meluncurkan buku sejarah 100 tahun panas bumi Indonesia. Langkah ini mendukung target Net Zero Emission 2060 dan ketahanan energi nasional.
PT Pertamina (Persero) terus memperkuat posisinya dalam transisi energi nasional dengan menggenjot pengembangan panas bumi. Dalam ajang The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 yang digelar di Jakarta, Pertamina Group menunjukkan komitmennya melalui berbagai langkah strategis, mulai dari penandatanganan kesepakatan, perluasan eksplorasi, hingga optimalisasi aset pembangkit yang telah beroperasi.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam sambutannya menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah meminta pemerintah mencari terobosan energi alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada energi impor. Langkah ini dinilai semakin krusial di tengah ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi harga energi global. Pemerintah menempatkan panas bumi sebagai salah satu sumber energi strategis untuk memperkuat kedaulatan energi nasional.
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, hadir langsung dalam IIGCE 2026 bersama jajaran untuk mendukung pengembangan panas bumi. Ia menegaskan bahwa Pertamina terus mempercepat transformasi menuju bisnis energi rendah karbon. "Pertamina terus mempercepat transformasi menuju bisnis energi rendah karbon dan berkomitmen memperluas pengembangan panas bumi untuk mendukung ketahanan energi nasional," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (21/8).
Dalam ajang tersebut, Pertamina melalui anak usahanya, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), menandatangani sejumlah kesepakatan strategis. Salah satunya adalah penandatanganan dua Letter of Intent (LoI) antara PT PLN (Persero) dengan konsorsium PGE dan PT PLN Indonesia Power (PLN IP) untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulubelu Bottoming Unit dan PLTP Lahendong Bottoming Unit. Direktur Utama PGE, Ahmad Yani, menyambut baik kesepakatan ini sebagai upaya mengoptimalkan potensi pembangkit yang telah beroperasi.
"Kami menyambut penandatanganan LOI ini dengan penuh optimisme. PLTP Ulubelu dan Lahendong selama ini telah berperan penting dalam penyediaan listrik di Lampung dan Sulawesi Utara," kata Ahmad Yani. Ia yakin tambahan unit yang dikembangkan bersama PLN IP akan menyediakan suplai listrik bersih dan andal bagi semakin banyak rumah tangga, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, PGE juga menerima Surat Keputusan (SK) Menteri ESDM mengenai Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) panas bumi di wilayah Cubadak Panti, Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, Sumatra Barat. Penugasan ini menjadi langkah baru bagi PGE untuk memperluas portofolio pengembangan panas bumi nasional. Ahmad Yani menegaskan bahwa tanggung jawab ini merupakan bagian dari komitmen PGE mendukung target Net Zero Emission 2060 dan memperkuat ketahanan energi nasional.
"Dengan sinergi kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, PGE akan melaksanakan mandat ini agar dapat mengubah potensi panas bumi Cubadak Panti menjadi manfaat yang berkelanjutan dan bernilai tambah bagi masyarakat," tambahnya.
Momentum IIGCE 2026 juga dimanfaatkan Pertamina melalui PGE untuk meluncurkan buku berjudul "Menjaga Masa Depan Energi Bangsa: 100 Tahun Panas Bumi Indonesia". Buku tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ahmad Yani kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Buku ini mengulas sejarah perkembangan panas bumi nasional yang bermula dari sumur KMJ-3 di Kamojang pada 1926, yang menjadi tonggak awal industri panas bumi di Indonesia.
Berbagai langkah yang dilakukan Pertamina Group ini menunjukkan upaya nyata dalam memperkuat peran panas bumi dalam bauran energi nasional. Melalui pengembangan proyek, eksplorasi wilayah baru, optimalisasi aset, hingga dokumentasi sejarah industri, Pertamina berkomitmen mendukung transisi energi sekaligus menjaga ketahanan energi Indonesia.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)