Mentan Temukan 600 Ton Beras Subsidi Dikemas Ulang dan Dijual Premium Rp17 Ribu per Kg

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan pengoplosan 600 ton beras subsidi SPHP yang dikemas ulang dan dijual sebagai beras premium seharga Rp17 ribu per kg. Padahal, beras subsidi itu seharusnya dijual Rp12.500 per kg. Temuan ini diungkap saat Amran mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat pengemasan ulang beras.

Oct 28, 2026 - 16:02
Updated: 8 hours ago
0
Mentan Temukan 600 Ton Beras Subsidi Dikemas Ulang dan Dijual Premium Rp17 Ribu per Kg
Mentan Temukan 600 Ton Beras Subsidi Dikemas Ulang dan Dijual Premium Rp17 Ribu per Kg

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan praktik pengoplosan terhadap 600 ton beras subsidi yang kemudian dijual sebagai beras premium. Beras bersubsidi tersebut dilepas ke pasar dengan harga Rp17 ribu per kilogram, jauh di atas harga yang seharusnya.

Beras yang dimaksud merupakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP yang mendapat subsidi dari pemerintah. Sesuai ketentuan, beras SPHP seharusnya dijual kepada masyarakat dengan harga Rp12.500 per kilogram.

Temuan itu terungkap ketika Amran mendatangi langsung lokasi yang diduga menjadi tempat pengemasan ulang beras. Di lokasi tersebut, beras subsidi diduga dikemas kembali agar tampil sebagai beras premium dan dijual dengan harga lebih tinggi.

Menurut Amran, praktik tersebut merugikan masyarakat, terutama warga berpenghasilan rendah yang seharusnya menjadi penerima manfaat utama beras bersubsidi. Selisih harga yang cukup besar membuat masyarakat harus membayar lebih mahal untuk kebutuhan pangan pokok.

Pengungkapan ini menjadi sorotan karena menyangkut penyaluran beras subsidi yang seharusnya tepat sasaran dan terjangkau. Praktik pengemasan ulang serta perubahan label harga berpotensi mengacaukan tujuan stabilisasi pasokan dan harga pangan yang digulirkan pemerintah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai pihak yang bertanggung jawab atas dugaan pengoplosan tersebut. Namun, temuan Mentan menegaskan bahwa persoalan distribusi beras subsidi masih menjadi perhatian serius di lapangan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User