Kualitas Udara di Sumbar Terancam Memburuk, Dua Daerah Ini Diprediksi Masuk Zona Tidak Sehat

Stasiun GAW Bukit Kototabang memprediksi kualitas udara di Dharmasraya dan Solok Selatan berpotensi tidak sehat akibat kabut asap yang meluas. Kabut asap didominasi dari provinsi tetangga seperti Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. BPBD Sumbar terus memantau dan menyiapkan masker jika kondisi memburuk.

Aug 28, 2026 - 06:00
Updated: 2 months ago
0
Kualitas Udara di Sumbar Terancam Memburuk, Dua Daerah Ini Diprediksi Masuk Zona Tidak Sehat
Kualitas Udara di Sumbar Terancam Memburuk, Dua Daerah Ini Diprediksi Masuk Zona Tidak Sehat

Kabut asap yang menyelimuti Sumatera Barat diprediksi semakin meluas. Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Bukit Kototabang memperkirakan kualitas udara di sebagian wilayah Kabupaten Dharmasraya dan Solok Selatan akan mencapai kategori tidak sehat pada Selasa (25/8/2026).

Kepala Stasiun GAW Bukit Kototabang, Sugeng Nugroho, mengatakan kabut asap saat ini tidak hanya melanda Sumatera Barat, tetapi juga mencakup sebagian besar Pulau Sumatera. "Untuk besok, kalau kita lihat perkiraannya, ada yang mencapai kondisi tidak sehat, yaitu wilayah Dharmasraya dan Solok Selatan," ujarnya, Senin (24/8/2026).

Namun, Sugeng menegaskan bahwa tidak seluruh wilayah di kedua kabupaten tersebut akan terdampak. Wilayah yang berpotensi mengalami kualitas udara tidak sehat terutama berada di kawasan yang berbatasan dengan provinsi tetangga. "Tidak semua wilayah. Ada sebagian yang berbatasan dengan Jambi, wilayahnya itu yang kondisinya tidak sehat," jelasnya.

Kondisi kabut asap ini bersifat dinamis dan dapat berubah setiap jam. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh konsentrasi partikulat di udara, sumber emisi, serta arah angin. Berdasarkan pemantauan pada Senin (24/8/2026), sebagian besar wilayah Sumatera Barat berada pada kategori sedang. Sementara itu, wilayah seperti Pasaman, sebagian Pesisir Selatan, dan sejumlah daerah di bagian barat diperkirakan mengalami perubahan kondisi akibat pengaruh hujan.

Sugeng menyebutkan bahwa sumber kabut asap yang memengaruhi Sumatera Barat tidak hanya berasal dari dalam provinsi. Jumlah titik panas di Sumatera Barat relatif lebih sedikit dibandingkan dengan provinsi tetangga. "Untuk saat ini, sumber dominannya dari provinsi tetangga, yaitu Riau, Jambi dan Sumatera Selatan. Hotspot-nya relatif banyak," katanya.

Arah angin yang dominan dari timur, timur laut, dan tenggara menyebabkan kabut asap dari wilayah tersebut dapat terbawa menuju Sumatera Barat. Sementara itu, titik panas di Dharmasraya juga mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Meski demikian, Sugeng mengingatkan bahwa titik panas atau hotspot tidak selalu menunjukkan adanya api. "Yang disebut hotspot itu hanya titik panas, belum tentu ada apinya," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat, Ilham Wahab, mengatakan kabut asap sebenarnya telah terdeteksi di Sumatera Barat sejak beberapa waktu terakhir. BPBD bersama pihak terkait terus melakukan pemantauan kualitas udara, termasuk pengukuran di beberapa titik di Kota Padang. "Dari hasil pantauan sementara ini, walaupun memang terlihat secara kasatmata ada kabut asap, tapi masih berada di dalam batas ambang normal, artinya belum ke tingkat yang mengkhawatirkan," kata Ilham.

BPBD Sumbar juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota melalui roll call yang dilakukan dua kali sehari untuk memantau kondisi di 19 kabupaten dan kota. Jika kabut asap mulai berpotensi membahayakan kesehatan, terutama gangguan pernapasan, BPBD telah menyiapkan masker untuk dibagikan kepada masyarakat. "Kalau memang nanti kabut asap ini berpotensi menyebabkan timbulnya penyakit, terutama penyakit pernapasan, kita juga sudah menyiapkan masker. Kalau memang dibutuhkan, kita akan melakukan pembagian masker kepada masyarakat," ujarnya.

Ilham menambahkan, kondisi kabut asap di Sumatera Barat juga dipengaruhi oleh arah angin. Sejauh ini, kondisi kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Barat relatif lebih aman dibandingkan daerah lain, sementara kabut asap yang masuk dapat berasal dari wilayah di luar provinsi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User