Kisah Sri Purwanti: Dari PMI di Taiwan hingga Sukses Buka Kedai Kuliner Halal Berkat Tabungan dan BRImo

Sri Purwanti, mantan PMI asal Cilacap, sukses membangun bisnis kuliner halal di Taipei, Taiwan. Berkat disiplin menabung dan memanfaatkan layanan BRI, ia kini memiliki Kedai Sri Rahayu yang menyediakan makanan Indonesia dan menjadi pusat kebutuhan diaspora. Kisahnya menginspirasi banyak PMI untuk naik kelas.

Aug 25, 2026 - 12:18
Updated: 2 months ago
0
Kisah Sri Purwanti: Dari PMI di Taiwan hingga Sukses Buka Kedai Kuliner Halal Berkat Tabungan dan BRImo
Kisah Sri Purwanti: Dari PMI di Taiwan hingga Sukses Buka Kedai Kuliner Halal Berkat Tabungan dan BRImo

Jakarta - Perjalanan hidup Sri Purwanti membuktikan bahwa kerja keras dan pengelolaan keuangan yang baik mampu mengubah nasib. Perempuan asal Cilacap, Jawa Tengah, yang belasan tahun lalu merantau ke Taiwan sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI), kini sukses menjadi pengusaha kuliner halal di jantung Kota Taipei.

Berawal dari kesulitan mendapatkan makanan halal yang sesuai dengan cita rasa Indonesia, Sri melihat peluang bisnis yang menjanjikan. Ia pun bertekad menyisihkan sebagian penghasilannya untuk menabung dan belajar mengelola keuangan. "Waktu pertama kali jadi pekerja migran, mencari makanan halal itu luar biasa sulit. Dari situ saya berpikir, teman-teman pekerja lain pasti merasakan kesulitan yang sama," kenang Sri.

Modal usaha yang dikumpulkannya sedikit demi sedikit akhirnya membuahkan hasil. Kini, Sri memiliki Kedai Sri Rahayu, sebuah restoran Indonesia yang berlokasi di No. 36, Aiguo E Rd, Zhongzheng District, tidak jauh dari Taipei Grand Mosque. Kedai ini menjadi tempat favorit bagi diaspora Indonesia dan komunitas Muslim di Taipei untuk menikmati beragam kuliner Nusantara.

Menu yang ditawarkan pun beragam, mulai dari sate dengan bumbu kacang, ayam penyet sambal terasi, bakso urat, pempek Palembang, aneka gorengan, hingga minuman khas seperti es cendol dan es teh manis. Seiring berkembangnya usaha, Kedai Sri Rahayu juga menjual berbagai kebutuhan dan bahan pangan khas Indonesia, seperti makanan kemasan, bumbu, dan rempah-rempah.

Keberhasilan Sri tidak lepas dari dukungan layanan perbankan BRI. Sebagai nasabah BRI, ia memanfaatkan layanan perbankan untuk menabung dan melakukan transaksi keuangan antara Taiwan dan Indonesia. Kini, ia aktif menggunakan BRImo Taiwan untuk memudahkan kebutuhan transaksinya sehari-hari.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengapresiasi perjalanan Sri Purwanti. "Kisah Ibu Sri bukan hanya tentang keberhasilan membangun usaha kuliner Indonesia di Taiwan, tetapi juga tentang bagaimana seorang pekerja migran mampu mengelola hasil kerja kerasnya, menangkap peluang, dan kemudian tumbuh menjadi pengusaha yang kuat," ujarnya.

Dhanny menambahkan bahwa BRI terus memperkuat layanan bagi masyarakat Indonesia di luar negeri, salah satunya melalui BRImo Taiwan. "Kehadiran BRImo Taiwan kami harapkan semakin mendekatkan layanan perbankan BRI kepada masyarakat Indonesia di Taiwan, tidak hanya untuk transaksi sehari-hari tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan finansial mereka," jelasnya.

Kisah Sri Purwanti menjadi inspirasi bahwa dengan kerja keras, pengelolaan keuangan yang baik, dan akses layanan keuangan yang mudah, PMI memiliki peluang besar untuk maju dan berkembang, bahkan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang, baik di Taiwan maupun di Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User