Adhyaksa Bekasi Bermain dengan 9 Pemain, Semen Padang Tetap Gagal Menang dan Tertahan di Peringkat 5

Semen Padang FC hanya meraih hasil imbang 1-1 melawan Adhyaksa Bekasi FC pada laga penutup putaran pertama Liga 2 2026/27 di Stadion Madya GBK, Jakarta. Meski lawan bermain dengan sembilan pemain sejak menit akhir, Kabau Sirah gagal menambah gol. Tambahan satu poin membuat Semen Padang bertahan di peringkat kelima Grup A dengan 14 poin, sementara Adhyaksa di posisi kedelapan dengan delapan poin.

Nov 08, 2026 - 16:01
Updated: 10 hours ago
0
Adhyaksa Bekasi Bermain dengan 9 Pemain, Semen Padang Tetap Gagal Menang dan Tertahan di Peringkat 5
Adhyaksa Bekasi Bermain dengan 9 Pemain, Semen Padang Tetap Gagal Menang dan Tertahan di Peringkat 5

Semen Padang FC gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain saat menghadapi Adhyaksa Bekasi FC pada laga penutup putaran pertama Liga 2 (Championship) 2026/27 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (8/11/2026). Bermain melawan tim yang harus mengakhiri pertandingan dengan sembilan pemain, Kabau Sirah tetap tidak mampu mencetak gol tambahan dan harus puas berbagi angka 1-1.

Hasil ini membuat Semen Padang hanya membawa pulang satu poin dari pertandingan yang sebenarnya berpeluang besar untuk dimenangkan. Tambahan satu poin tersebut juga menutup peluang tim asuhan Stefano "Teco" Cugurra untuk naik ke peringkat yang lebih tinggi di klasemen Grup A. Kini Semen Padang masih tertahan di posisi kelima dengan koleksi 14 poin, sedangkan Adhyaksa FC berada di peringkat kedelapan dengan delapan poin.

Sejak awal pertandingan, Semen Padang berupaya mengambil inisiatif serangan. Peluang pertama didapat pada menit kelima melalui tendangan bebas Zulkifli Lukmansyah setelah terjadinya pelanggaran terhadap Novri Setiawan, namun bola belum mengancam gawang lawan. Tiga menit berselang, umpan lambung M. Rahmat kepada Junior Batista juga belum menemui sasaran.

Tekanan Semen Padang berlanjut pada menit ke-16 ketika Junior Batista mendapat peluang di dalam kotak penalti. Namun, keragu-raguannya melepaskan tembakan membuat barisan pertahanan Adhyaksa berhasil menggagalkan kesempatan tersebut. Meski lebih banyak tertekan, Adhyaksa justru mencuri keunggulan pada menit ke-24 melalui Fabio Azka yang melepaskan tendangan keras kaki kanan memanfaatkan situasi bola mati. Bola meluncur deras dan gagal diantisipasi kiper Semen Padang.

Tertinggal satu gol, Semen Padang meningkatkan intensitas serangan. Junior Batista kembali mendapat peluang melalui sundulan pada menit ke-37, tetapi belum berbuah gol. Upaya Kabau Sirah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-45 lewat sepakan keras Risman Maring dari luar kotak penalti yang meluncur ke sudut kiri atas gawang Adhyaksa. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, kedua tim masih berupaya mencari gol tambahan. Peluang Semen Padang untuk menang semakin terbuka setelah Adhyaksa kehilangan Reiva pada menit ke-85 akibat menerima kartu kuning kedua usai melanggar Rezaldi Hehanussa. Situasi lawan semakin sulit ketika Eduard Mandosir juga diganjar kartu merah pada penghujung pertandingan setelah memprotes keputusan hakim garis dengan menendang bola hingga mengenai tubuh sang hakim garis. Adhyaksa pun harus menyelesaikan laga dengan sembilan pemain.

Keunggulan jumlah pemain seharusnya menjadi kesempatan bagi Semen Padang untuk meningkatkan tekanan dan mencari gol kemenangan. Namun hingga wasit meniup peluit panjang, Kabau Sirah tidak mampu memanfaatkan situasi tersebut. Skor 1-1 tetap bertahan dan memaksa kedua tim berbagi satu poin.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User