Iran Eksekusi Tiga Pria di Kasus Spionase, Dituduh Beroperasi untuk Israel dan AS

Otoritas Iran mengeksekusi mati tiga pria, Hassan Divband, Hamid Kazemi, dan Reza Zanganeh, pada Minggu (8/11) setelah dinyatakan bersalah beroperasi untuk Israel dan Amerika Serikat saat gelombang protes Januari 2026. Hukuman dilaksanakan usai pengesahan Mahkamah Agung, sementara sejumlah terdakwa lain dalam kasus sama divonis penjara lima hingga 10 tahun.

Nov 08, 2026 - 12:02
Updated: 11 hours ago
0
Iran Eksekusi Tiga Pria di Kasus Spionase, Dituduh Beroperasi untuk Israel dan AS
Iran Eksekusi Tiga Pria di Kasus Spionase, Dituduh Beroperasi untuk Israel dan AS

Otoritas Iran melaksanakan hukuman mati terhadap tiga pria pada Minggu (8/11) setelah pengadilan menyatakan mereka bersalah menjalankan operasi untuk kepentingan Israel dan Amerika Serikat. Ketiganya adalah Hassan Divband, Hamid Kazemi, dan Reza Zanganeh.

Eksekusi tersebut dikonfirmasi melalui Mizan Online, situs resmi badan peradilan Iran. Menurut laporan itu, hukuman mati dijalankan pada Minggu pagi setelah Mahkamah Agung memberikan pengesahan atas putusan sebelumnya.

Dalam laporannya, Mizan menyebut ketiga terpidana terbukti terlibat dalam aktivitas operasional atas nama rezim Zionis Israel, Amerika Serikat, dan kelompok-kelompok yang dimusuhi Teheran. Aktivitas itu berlangsung di tengah gelombang demonstrasi anti-pemerintah pada Januari 2026.

Berdasarkan laporan tersebut, mereka disebut melakukan sejumlah tindakan di Kota Karaj, sebelah barat Teheran, antara lain melempar bom molotov dan granat, menggunakan senjata tajam serta senjata api, hingga membakar fasilitas umum.

Selain tiga terpidana mati, sejumlah terdakwa lain dalam kasus yang sama dijatuhi hukuman penjara dengan rentang lima hingga 10 tahun.

Gelombang protes di Iran sendiri bermula dari kenaikan biaya hidup pada Desember 2025. Aksi itu kemudian meluas menjadi demonstrasi besar yang menentang pemerintah dan mencapai puncaknya pada 8 dan 9 Januari 2026.

Otoritas Iran melaporkan lebih dari 3.000 orang tewas dalam kerusuhan tersebut. Pemerintah Iran mengaitkan kekerasan itu dengan aksi teroris yang didalangi Amerika Serikat dan Israel.

Namun, sejumlah lembaga swadaya masyarakat yang berbasis di luar Iran melaporkan angka korban tewas yang lebih tinggi. Mereka juga menuding pasukan keamanan Iran melepaskan tembakan ke arah para demonstran.

Laporan menyebut jumlah eksekusi di Iran meningkat sejak perang di Timur Tengah dimulai pada akhir Februari. Perang tersebut dipicu oleh serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User