Hujan Intensitas Sedang hingga Lebat Guyur Padang, Warga Diminta Waspada

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur Kota Padang sejak Senin (3/8/2026) dini hari, menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang. BMKG Minangkabau telah mengeluarkan peringatan dini cuaca, menempatkan Padang dalam status Siaga. Polresta Padang mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, pohon tumbang, dan gangguan aktivitas, serta memantau informasi cuaca dari sumber resmi.

Aug 8, 2026 - 03:02
Aug 8, 2026 - 03:02
 0
Hujan Intensitas Sedang hingga Lebat Guyur Padang, Warga Diminta Waspada
Hujan Intensitas Sedang hingga Lebat Guyur Padang, Warga Diminta Waspada

Kota Padang diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sejak Senin (3/8/2026) dini hari hingga menjelang siang. Curah hujan yang terus-menerus menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang dan mengganggu aktivitas masyarakat di beberapa titik.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini cuaca tiga harian yang menyebutkan Sumatera Barat berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat pada 2–3 Agustus 2026. Sejumlah daerah, termasuk Kota Padang, masuk dalam kategori 'Siaga' terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat.

Pada pembaruan peringatan dini Senin (3/8/2026) pukul 10.50 WIB, BMKG kembali mengingatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Barat, termasuk Kota Padang. Kondisi tersebut diperkirakan masih berlangsung hingga sekitar pukul 13.30 WIB.

Melalui akun media sosial resminya, BMKG Minangkabau mengimbau masyarakat agar terus memperbarui informasi cuaca secara berkala dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem selama beberapa hari ke depan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Polresta Padang turut mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Dalam imbauannya, Polresta Padang menyebut hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi memicu banjir, genangan air, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas masyarakat.

Warga diminta menghindari lokasi rawan bencana, memantau informasi cuaca dari sumber resmi, serta segera menghubungi layanan darurat apabila menemukan kondisi yang membahayakan. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak, serta mewaspadai daerah yang berpotensi mengalami banjir maupun longsor.

Masyarakat juga diminta tidak lengah dan tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca dari BMKG sebagai acuan dalam beraktivitas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0