Demo Anti-Sistem di Barcelona Rusuh, 100 Orang Ditangkap dan 14 Toko Dijarah

Demonstrasi anti-sistem di Barcelona, Spanyol, berakhir ricuh dengan penjarahan toko dan pembakaran fasilitas jalan di sekitar Plaza de Catalunya. Sebanyak 100 orang ditangkap, sekitar seperempatnya anak di bawah umur. Menteri Dalam Negeri Catalonia Núria Parlon menyebut lebih dari 30 titik api muncul dan 14 toko dirusak atau dijarah. Wali Kota Barcelona Jaume Collboni menegaskan vandalisme tidak akan dibiarkan tanpa hukuman.

Oct 25, 2026 - 08:02
Updated: 8 hours ago
0
Demo Anti-Sistem di Barcelona Rusuh, 100 Orang Ditangkap dan 14 Toko Dijarah
Demo Anti-Sistem di Barcelona Rusuh, 100 Orang Ditangkap dan 14 Toko Dijarah

Aksi demonstrasi anti-sistem di Barcelona, Spanyol, berujung kericuhan pada Sabtu (24/10) malam. Sebanyak 100 orang ditangkap setelah protes tersebut berubah menjadi penjarahan toko dan pembakaran fasilitas jalan di sekitar Plaza de Catalunya.

Menteri Dalam Negeri Spanyol Catalonia Núria Parlon mengungkapkan bahwa lebih dari 30 titik api muncul akibat aksi tersebut. Selain itu, sebanyak 14 toko dilaporkan dirusak atau dijarah oleh massa. Kawasan Plaza de Catalunya sendiri dikenal sebagai pusat perbelanjaan dan tujuan wisata yang biasanya ramai dikunjungi warga maupun turis pada akhir pekan.

Dari total 100 orang yang ditangkap, sekitar seperempat di antaranya merupakan anak di bawah umur. Hal ini menjadi perhatian tersendiri bagi otoritas setempat mengingat keterlibatan pelajar dalam aksi tersebut.

Seruan demonstrasi sebelumnya disebarkan melalui media sosial dengan tajuk gerakan melawan sistem. Unggahan tersebut juga menggunakan slogan Institut Indignats, yang diterjemahkan dari gerakan Lyceés Indignés di Prancis, digunakan untuk menggalang para pelajar dalam beberapa pekan terakhir. Jika diterjemahkan, Lyceés Indignés berarti Siswa SMA yang Marah.

Sejumlah video di media sosial memperlihatkan orang-orang terjebak di dalam toko, termasuk di Mall El Corte Inglés, setelah pintu penutup diturunkan untuk mencegah penjarahan. Video lainnya menunjukkan demonstran bertudung dan berpakaian hitam menendang etalase, lalu membawa kabur barang-barang dari toko. Dalam beberapa unggahan, aksi itu tampak mendapat dukungan dari penonton daring.

Wali Kota Barcelona Jaume Collboni menegaskan bahwa vandalisme di kotanya tidak akan dibiarkan tanpa hukuman. Ia juga menyatakan bahwa wali dari anak di bawah umur yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban.

Aksi di Barcelona ini terjadi di tengah gelombang kemarahan publik yang melanda Eropa. Para demonstran memprotes masalah perumahan serta biaya hidup di berbagai negara di benua tersebut.

Selain di Spanyol, demonstrasi serupa juga berlangsung di sejumlah negara seperti Prancis, Albania, Belgia, dan Italia. Gelombang protes ini menunjukkan tekanan sosial yang meluas akibat persoalan ekonomi dan tempat tinggal di kawasan Eropa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User