Cedera Pergelangan Tangan Kanan Jadi Alasan, Jorge Martin Dinilai Belum Siap Balapan di Malaysia
Mantan dokter MotoGP Claudio Costa menilai Jorge Martin belum ideal kembali di MotoGP Malaysia 2026 karena cedera patah pergelangan tangan kanan. Menurutnya, pembalap Aprilia itu lebih realistis comeback di MotoGP Qatar 2026 karena butuh waktu pemulihan lebih lama tanpa operasi.
Kembalinya Jorge Martin ke lintasan MotoGP 2026 masih menjadi tanda tanya. Mantan dokter MotoGP, Claudio Costa, menilai pembalap Aprilia itu lebih ideal melakukan comeback di MotoGP Qatar 2026 ketimbang memaksakan diri tampil di Malaysia.
Penilaian tersebut muncul setelah Martin mengalami cedera patah tulang radius di tangan kanan akibat kecelakaan dalam sprint race MotoGP Australia 2026. Insiden itu membuatnya harus absen, meski MotoGP Australia akhirnya dibatalkan karena cuaca buruk sehingga poinnya di klasemen MotoGP 2026 tidak tertinggal jauh dari Marc Marquez.
Martin sempat disebut memiliki peluang kembali di MotoGP Malaysia 2026 pada akhir pekan ini. Apalagi, ia tidak membutuhkan operasi dalam proses pemulihan cederanya. Namun, Costa memiliki pandangan berbeda mengenai kondisi pembalap asal Spanyol tersebut.
Menurut Costa, cedera pada pergelangan tangan kanan membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama. Ia menilai kondisi itu jauh lebih rumit dibandingkan jika cedera terjadi di tangan kiri.
"Kesialan Martin adalah mengalami kecelakaan dan cedera, tepatnya patah pergelangan tangan kanan. Jika itu terjadi di tangan kiri, segalanya akan jauh lebih mudah," kata Costa kepada GPone, dikutip dari Motosan.
Costa bahkan menyebut Martin mungkin bisa membalap keesokan hari dengan pendekatan medisnya yang disebut kuno dan tidak lazim. Namun, untuk tangan kanan, hal itu dinilai tidak mungkin karena mengoperasikan rem dan gas merupakan persoalan yang sama sekali berbeda.
Dalam kesempatan itu, Costa juga menegaskan bahwa mustahil bagi Martin memaksakan diri membalap di MotoGP Malaysia meski memiliki keinginan untuk mencoba menahan sakit. Menurutnya, tanpa operasi dan dengan cedera di pergelangan tangan kanan, tampil di Malaysia adalah hal yang tidak realistis.
"Saat tiba di Qatar, kondisinya kemungkinan besar sudah memungkinkan untuk melakukan sesuatu yang sebelumnya dianggap mustahil," ujar Costa. Dengan demikian, MotoGP Qatar 2026 dinilai menjadi ajang yang lebih masuk akal bagi Martin untuk kembali ke kompetisi.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)