BMKG Perbarui Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sumatera Barat, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat
BMKG Sumatera Barat mengeluarkan peringatan dini cuaca pada Senin malam, 3 Agustus 2026. Hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kota Padang, Pesisir Selatan, Kepulauan Mentawai, dan Dharmasraya. Masyarakat diimbau waspada terhadap genangan, banjir, dan pohon tumbang.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Barat memperbarui peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di provinsi tersebut pada Senin (3/8/2026) malam. Peringatan ini dikeluarkan melalui layanan nowcasting yang memantau kondisi cuaca terkini dan prakiraan jangka pendek.
Dalam pembaruan yang dirilis pukul 19.50 WIB, BMKG menyebutkan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi dan dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. Potensi cuaca ekstrem ini diperkirakan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB.
Sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kabupaten Pesisir Selatan yang mencakup Koto XI Tarusan dan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai di Sipora Selatan, serta Kabupaten Dharmasraya di Sembilan Koto. Sementara itu, di Kota Padang, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Padang Timur, Padang Barat, Padang Utara, Bungus Teluk Kabung, Lubuk Begalung, Kuranji, dan Nanggalo.
BMKG juga memperingatkan adanya potensi perluasan cuaca ekstrem ke wilayah lain. Di Kabupaten Pesisir Selatan, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Batang Kapas, IV Jurai, dan Bayang. Kemudian Kabupaten Solok di Tigo Lurah, Kabupaten Kepulauan Mentawai di Sipora Utara, serta Kabupaten Solok Selatan yang mencakup Sangir Jujuan dan Sangir Batang Hari. Untuk Kota Padang, potensi perluasan hujan juga mencakup Padang Selatan, Lubuk Kilangan, dan Pauh.
BMKG memperkirakan kondisi cuaca tersebut masih dapat berlangsung hingga sekitar pukul 21.30 WIB. Masyarakat di wilayah yang terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem, seperti genangan air, banjir, pohon tumbang, dan gangguan aktivitas akibat hujan lebat disertai angin kencang.
Informasi peringatan dini cuaca ini bersifat sangat dinamis karena merupakan bagian dari layanan nowcasting BMKG. Masyarakat dapat memantau pembaruan kondisi cuaca melalui kanal resmi BMKG dan layanan nowcasting yang tersedia.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0