Asap Karhutla RI Makin Parah, Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak

Pemerintah Sarawak, Malaysia, menutup 591 sekolah di 10 distrik akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan, Indonesia. Penutupan ini berdampak pada 197.323 siswa dan merupakan kali kedua dalam sebulan. Pihak berwenang Indonesia terus berupaya memadamkan kebakaran, termasuk operasi modifikasi cuaca.

Sep 02, 2026 - 00:57
Updated: 2 months ago
0
Asap Karhutla RI Makin Parah, Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak
Asap Karhutla RI Makin Parah, Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Indonesia, kembali memaksa pemerintah Malaysia mengambil langkah darurat. Kali ini, hampir 600 sekolah di negara bagian Sarawak terpaksa ditutup untuk melindungi pelajar dari risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh udara tidak sehat.

Departemen Pendidikan Sarawak melalui pernyataan resminya di Facebook mengumumkan penutupan 591 sekolah yang berlaku efektif pada Kamis (20/8). Penutupan ini mencakup sekolah dasar dan menengah yang tersebar di sepuluh distrik, yaitu Kuching, Padawan, Bau, Lundu, Samarahan, Simunjan, Serian, Sri Aman, Lubok Antu, dan Betong.

Keputusan ini diambil sebagai langkah pencegahan untuk menjaga keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan siswa dari paparan udara yang kian memburuk. "Keputusan ini merupakan langkah pencegahan untuk melindungi keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan siswa, khususnya dari risiko paparan udara tidak sehat," demikian pernyataan Departemen Pendidikan Sarawak seperti dikutip dari Channel News Asia.

Dampak penutupan ini cukup besar, dengan total 197.323 siswa yang terdampak. Rinciannya, 107.590 siswa berasal dari 509 sekolah dasar, sementara 89.733 siswa lainnya menempuh pendidikan di 82 sekolah menengah. Untuk memastikan kegiatan belajar tidak terganggu, pembelajaran dari rumah akan diterapkan selama masa penutupan.

Departemen Pendidikan Sarawak juga menyatakan bahwa informasi lebih lanjut mengenai perpanjangan atau pembukaan kembali sekolah akan diumumkan melalui saluran resmi dan kantor pendidikan di masing-masing distrik. Ini merupakan kali kedua dalam bulan ini sekolah-sekolah di Sarawak harus tutup akibat kabut asap yang melanda wilayah tersebut.

Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Malaysia ini merupakan dampak langsung dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Indonesia. Pemerintah Indonesia sendiri telah mengerahkan berbagai upaya untuk mengatasi karhutla, termasuk mengerahkan pemadam kebakaran, badan penanggulangan bencana, militer, hingga polisi untuk bekerja sama memadamkan api.

Selain itu, operasi modifikasi cuaca (OMC) juga dilakukan untuk mengondisikan awan agar dapat menurunkan hujan. Kementerian Lingkungan Hidup pun telah mengeluarkan instruksi yang mewajibkan pemerintah daerah melakukan pencegahan masif, intensifikasi patroli gabungan, pemantauan ketat tinggi muka air tanah gambut, pembasahan lahan rawan, hingga pemantauan sekat kanal.

Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menekan penyebaran kabut asap dan mencegah dampak yang lebih luas, baik bagi masyarakat Indonesia maupun negara tetangga seperti Malaysia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User