Waspada Akhir Pekan, Sejumlah Wilayah Sumbar Diprediksi Diguyur Hujan Lebat dan Petir
Cuaca di Sumatera Barat pada Sabtu (5/11/2026) diprediksi beragam, dari cerah berawan hingga hujan lebat disertai petir. Sejumlah wilayah seperti Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Padang Pariaman, Pariaman, Kabupaten Solok, Padang, Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai berpotensi hujan lebat pada siang hingga sore. Malam hari, hujan masih tersisa, dengan Sijunjung dan Dharmasraya berpotensi hujan lebat tengah malam. Warga diminta waspada, terutama di Mentawai yang anginnya mencapai 25 km/jam.
Memasuki November yang identik dengan musim hujan, masyarakat Sumatera Barat diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Pada Sabtu (5/11/2026), hujan masih berpeluang mengguyur sebagian wilayah Sumbar, bahkan sejumlah daerah diprediksi dilanda hujan lebat disertai petir.
Pagi hari, cuaca di Sumbar terpantau cukup bersahabat. Langit hanya dipenuhi awan tebal, sementara Dharmasraya, Solok Selatan, dan Pesisir Selatan cerah berawan hingga menjelang siang.
Memasuki siang hingga sore, kondisi mulai berubah. Langit yang semula terang berangsur gelap dan hujan mulai turun. Wilayah Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Padang Pariaman, Pariaman, Kabupaten Solok, Padang, Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai berpotensi hujan lebat disertai petir. Sementara wilayah lain diperkirakan hanya mengalami hujan ringan hingga sedang. Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Dharmasraya, dan Pesisir Selatan masih berawan.
Pada malam hari, hujan masih tersisa di sebagian wilayah Sumbar. Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai masih diguyur hujan. Sijunjung dan Dharmasraya justru berpotensi hujan lebat disertai petir pada tengah malam hingga dini hari.
Suhu udara di Sumbar rata-rata berkisar 22-30 derajat Celsius. Suhu terendah tercatat di Bukittinggi 18-24 derajat Celsius dan Padang Panjang 19-26 derajat Celsius. Adapun suhu tertinggi di Pasaman Barat dan Agam mencapai 24-31 derajat Celsius. Kelembapan udara berada di kisaran 67-99 persen.
Kecepatan angin tertinggi mencapai 25 km/jam di Kepulauan Mentawai. Masyarakat di wilayah ini diimbau waspada terhadap potensi pohon tumbang. Di wilayah pesisir lainnya, kecepatan angin di Pariaman dan Pesisir Selatan mencapai 15 km/jam, sedangkan kecepatan angin terendah di Kota Solok dan Padang Panjang hanya 7 km/jam.
Masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan cuaca dan mempersiapkan diri menghadapi potensi hujan lebat, terutama di daerah yang rawan terdampak.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)