Wali Kota Padang Instruksikan Camat dan Petugas Siaga Penuh dalam Penanganan Banjir

Wali Kota Padang, Fadly Amran, memantau langsung lokasi banjir di Guo Kuranji dan memerintahkan seluruh camat serta petugas untuk siaga di lapangan. Tim gabungan BPBD, Damkar, dan Satpol PP mengevakuasi warga menggunakan perahu karet di sejumlah kecamatan. Bantuan logistik tahap awal disalurkan, sementara Dinas Perhubungan dikerahkan untuk mengurai kemacetan.

Aug 10, 2026 - 05:59
Aug 10, 2026 - 05:59
 0
Wali Kota Padang Instruksikan Camat dan Petugas Siaga Penuh dalam Penanganan Banjir
Wali Kota Padang Instruksikan Camat dan Petugas Siaga Penuh dalam Penanganan Banjir

Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak Senin (3/8/2026) menyebabkan sejumlah permukiman warga terendam banjir. Menanggapi kejadian ini, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Satpol PP langsung diterjunkan untuk menyisir area terdampak. Mereka menggunakan perahu karet untuk menjangkau warga yang membutuhkan pertolongan di beberapa kecamatan, seperti Kuranji, Nanggalo, Padang Selatan, Bungus, dan Pauh.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, turun langsung ke lapangan untuk meninjau situasi di kawasan Guo Kuranji. Dalam peninjauan tersebut, ia menegaskan bahwa keselamatan jiwa warga menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat. Fadly menyebut tim BPBD dan perangkat daerah terkait telah bergerak melakukan langkah-langkah yang diperlukan, termasuk evakuasi warga dari lokasi yang terdampak.

Untuk meringankan beban warga yang terpaksa meninggalkan rumah, Pemerintah Kota Padang langsung menyalurkan bantuan tanggap darurat tahap awal di lokasi penampungan sementara. Bantuan berupa makanan siap saji dan selimut telah disiapkan dan dibagikan kepada warga yang berhasil dievakuasi. Fadly menambahkan bahwa semua perangkat daerah disiagakan untuk melakukan tindakan penanganan bencana, termasuk kesiapan penyaluran bantuan logistik.

Dampak cuaca ekstrem ini tidak hanya menggenangi pemukiman, tetapi juga memengaruhi instalasi Early Warning System (EWS) banjir milik Pemko Padang di Kecamatan Pauh yang sempat terdampak luapan banjir bandang. Menyikapi hal tersebut, Wali Kota meminta jajaran tingkat wilayah untuk bergerak cepat dalam merawat keselamatan warganya. Ia menginstruksikan seluruh camat untuk melakukan pemantauan dan mengambil tindakan pertama penanganan bencana di wilayah masing-masing.

Selain evakuasi di dalam pemukiman, akses mobilitas masyarakat yang terganggu akibat genangan air di jalan raya juga menjadi perhatian. Dinas Perhubungan telah diinstruksikan untuk menyebar petugas ke jalan-jalan guna mengurai kemacetan bersama petugas Lalu Lintas Polresta Padang.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus bersiaga menggunakan perahu karet untuk menyisir kawasan pemukiman yang masih terisolasi. Mereka juga memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan logistik yang memadai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0