Wali Kota Oposisi di Turki Ditangkap atas Tuduhan Korupsi
Polisi Turki menangkap Wali Kota Etimesgut, Erdal Besikcioglu, anggota CHP, atas tuduhan korupsi. Penangkapan ini menyusul penyelidikan penggelapan dana. Sebelumnya, Wali Kota Izmit juga ditangkap. CHP menilai langkah ini bermotif politik, sementara pemerintah membantahnya.
Kepolisian Turki menangkap Wali Kota Etimesgut, Erdal Besikcioglu, pada Kamis (30/7) di Ankara. Penangkapan dilakukan setelah penggerebekan di kantor pemerintahan kota pada dini hari. Besikcioglu merupakan tokoh oposisi dari Partai Rakyat Republik (CHP) yang kerap berseberangan dengan pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan.
Penangkapan ini berawal dari penyelidikan jaksa atas dugaan penggelapan dana di pemerintahan kota Etimesgut. Sebelumnya, penyidik menemukan kejanggalan dalam laporan pembukuan pada Maret lalu. Besikcioglu bukan satu-satunya pihak oposisi yang menjadi sasaran.
Pekan sebelumnya, pihak berwenang juga menangkap Wali Kota Izmit, Fatima Kaplan Hurriyet, dengan tuduhan membentuk organisasi kriminal, menerima suap, dan memanipulasi tender pengadaan publik. Keduanya adalah anggota CHP, partai oposisi terbesar di Turki, yang berhasil mengalahkan kandidat dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) pimpinan Erdogan.
Selain di Ankara, kepolisian Turki melakukan penggerebekan serentak di sejumlah kota seperti Antalya, Kırıkkale, dan Istanbul. Media lokal melaporkan bahwa lebih dari 30 surat penangkapan telah diterbitkan dalam rangkaian operasi ini.
Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah daerah yang dipimpin anggota CHP menghadapi tekanan yang meningkat. Sejumlah penggerebekan dan penangkapan dilakukan atas tuduhan korupsi. CHP menuding tindakan-tindakan tersebut merupakan kampanye bermotivasi politik dari pemerintah untuk melemahkan oposisi.
Pemerintah Turki membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa peradilan bersifat independen. Mereka menyatakan tidak ada keterlibatan politik dalam penyelidikan yang berjalan. Erdogan sendiri dikenal kerap menyingkirkan lawan politik atau pihak yang mengkritiknya selama masa kepemimpinannya.
Kasus ini menambah daftar panjang konflik antara pemerintah dan oposisi di Turki, yang memicu kekhawatiran tentang independensi hukum dan iklim demokrasi di negara tersebut.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0