Trump Ancam Luncurkan Serangan Terbesar ke Iran, Klaim Semua Siap
Presiden AS Donald Trump mengancam akan meluncurkan serangan terbesar terhadap Iran, menyusul serangan balasan Teheran ke situs AS di Teluk. Trump mengklaim semua sudah siap dan Israel akan bergabung jika diminta, meski ia tidak menyebutkan tenggat waktu.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman keras terhadap Iran. Dalam pernyataan kepada Axios pada Kamis (23/7), Trump mengatakan sedang mempertimbangkan serangan besar-besaran yang akan jauh lebih besar dari sebelumnya. Ia mengklaim hampir mengambil keputusan dan semua pihak sudah siap.
Trump tidak menyebutkan tenggat waktu pelaksanaan serangan tersebut. Namun, ia menambahkan bahwa Israel kapan pun siap jika diminta bergabung dalam operasi. "Israel akan bergabung dalam dua menit jika saya meminta mereka. Tapi kami tidak butuh siapa pun," ucapnya.
Ancaman ini merupakan yang terbaru dalam eskalasi konflik antara AS dan Iran. Sebelumnya, AS telah menggempur Iran selama 12 malam berturut-turut sebagai buntut dari serangan Teheran terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz awal bulan ini.
Serangan AS umumnya menyasar wilayah pesisir Iran. Media Iran melaporkan sejumlah jembatan dan terowongan rusak akibat hantaman AS. Sebagai balasan, Iran menargetkan situs-situs militer AS di seluruh Timur Tengah.
Serangan terbaru Iran mengenai menara telekomunikasi di Kuwait, setelah menara telekomunikasi Teheran diserang AS. Iran menegaskan mereka menjalankan prinsip "mata ganti mata", di mana setiap serangan terhadap infrastruktur Teheran akan dibalas dengan serangan serupa ke negara-negara Arab.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Iran mengenai ancaman terbaru Trump. Situasi di kawasan Timur Tengah terus memanas seiring meningkatnya ketegangan antara kedua negara.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)