TMMD 127 Kebumen Libatkan Grup Jaranan Wahyu Sejati, TNI Sebut Pembangunan Tak Cuma Soal Beton
Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0709/Kebumen menggelar komunikasi sosial bersama grup seni jaranan Wahyu Sejati di Desa Somagede, Kecamatan Sempor. Dansatgas Letkol Inf Eko Majelistyawan Prihantono menegaskan TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat sosial dan budaya. Pimpinan grup, Hermansyah, mengapresiasi perhatian TNI terhadap pelaku seni tradisional.
Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0709/Kebumen mengambil langkah berbeda dalam pelaksanaan programnya. Selain membangun infrastruktur, satgas menggelar komunikasi sosial (komsos) bersama para pelaku seni jaranan Wahyu Sejati di Desa Somagede, Kecamatan Sempor, pada Selasa (25/2/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dalam dialog yang berlangsung hangat, anggota satgas menyerap aspirasi pelaku budaya lokal, termasuk mendiskusikan tantangan pelestarian seni tradisional dan keterlibatan generasi muda.
Komandan Kodim 0709/Kebumen selaku Dansatgas TMMD Reguler ke-127, Letkol Inf Eko Majelistyawan Prihantono, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Menurutnya, penguatan sosial dan budaya masyarakat menjadi bagian penting dari program tersebut.
"Melalui komsos ini, kami ingin mengetahui secara langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat, termasuk para pelaku seni jaranan yang menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah. TMMD hadir bukan hanya membangun fisik, tetapi juga menjaga identitas dan kebersamaan," ujarnya.
Eko menilai seni tradisional seperti jaranan memiliki nilai historis dan sosial yang penting dalam membangun karakter serta kebanggaan daerah. Karena itu, sinergi antara TNI dan komunitas seni dinilai strategis untuk menjaga keberlanjutan budaya lokal.
Pimpinan seni jaranan Wahyu Sejati, Hermansyah, menyambut baik kunjungan Satgas TMMD. Ia mengaku perhatian dari TNI menjadi motivasi tersendiri bagi para pelaku seni untuk terus berkarya.
"Kami merasa dihargai dan didukung. Semoga generasi muda semakin tertarik melestarikan jaranan sebagai warisan budaya daerah," tuturnya.
Program TMMD Reguler ke-127 di wilayah Kebumen menunjukkan pendekatan komprehensif. Pembangunan jalan dan fasilitas umum berjalan seiring dengan penguatan sendi sosial budaya desa. Kegiatan komsos bersama pelaku seni menjadi bukti bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya bertumpu pada beton dan infrastruktur, tetapi juga pada pelestarian nilai dan identitas lokal.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0