Pangdam Arief Gajah Kukuhkan Pencak Silat Militer, Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Perkuat Karakter Prajurit

Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol mengukuhkan pencak silat militer dalam upacara yang dipimpin Pangdam Mayjen Arief Gajah di Sport Center Padang. Pencak silat dinilai bukan sekadar seni bela diri, tetapi sarana membentuk disiplin, keberanian, dan karakter prajurit sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa.

Sep 30, 2026 - 16:02
Sep 30, 2026 - 16:02
 0
Pangdam Arief Gajah Kukuhkan Pencak Silat Militer, Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Perkuat Karakter Prajurit
Pangdam Arief Gajah Kukuhkan Pencak Silat Militer, Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Perkuat Karakter Prajurit

Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol menegaskan komitmennya dalam menjaga warisan budaya bangsa sekaligus memperkuat kemampuan prajurit melalui pengukuhan pencak silat militer. Acara tersebut berlangsung di Sport Center Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Padang, pada Kamis, 23 April 2026, dan dipimpin langsung oleh Pangdam, Mayor Jenderal Arief Gajah.

Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan bahwa pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang memiliki fungsi lebih dari sekadar seni bela diri. Menurutnya, di dalam pencak silat terkandung nilai-nilai luhur seperti disiplin, keberanian, kehormatan, dan pengendalian diri yang sangat penting dalam membentuk karakter prajurit yang tangguh dan profesional.

Arief Gajah menjelaskan bahwa pencak silat militer menjadi salah satu kemampuan utama yang wajib dimiliki setiap prajurit TNI. Latihan ini tidak hanya meningkatkan kebugaran fisik, tetapi juga berperan dalam membangun mental, kedisiplinan, serta naluri tempur di lapangan. Selain itu, pencak silat dinilai efektif untuk mempererat kebersamaan dan solidaritas antar prajurit.

Meski demikian, penguasaan bela diri lain seperti taekwondo dan karate tetap diperlukan sebagai pelengkap. Menurut Pangdam, kemampuan tambahan tersebut berguna untuk meningkatkan variasi teknik dan ketangkasan personel di lingkungan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol.

Pangdam berharap pengukuhan pencak silat militer ini dapat mendorong peningkatan jumlah atlet pencak silat di Sumatera Barat. Upaya tersebut menjadi bagian dari pembinaan prestasi sekaligus pelestarian budaya dan kearifan lokal yang telah mengakar di tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya memperkuat kemampuan prajurit, tetapi juga menjaga eksistensi tradisi pencak silat sebagai identitas budaya bangsa. Pembinaan yang berkelanjutan diharapkan mampu melahirkan prestasi, baik di lingkungan Kodam maupun pada berbagai ajang kompetisi.

Di akhir arahannya, Mayor Jenderal Arief Gajah mengingatkan seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan disiplin. Ia juga menekankan pentingnya mengutamakan faktor keamanan selama proses latihan berlangsung.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0