Satgas Yonif 113 Jaya Sakti Gelar Lomba Memanah, Anak Muda Papua Kembali Dekat dengan Tradisi Berburu
Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti menggelar lomba memanah di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Selasa (7/4/2026). Kegiatan ini bertujuan melestarikan tradisi berburu masyarakat setempat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga. Peserta dari anak-anak hingga personel Satgas turut ambil bagian, dengan Jekson Selegani (14) keluar sebagai pemenang.
Prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti (JS) menggelar lomba memanah di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Selasa (7/4/2026). Kegiatan yang berlangsung melalui Pos Kendetapa ini menjadi cara untuk menghidupkan kembali tradisi berburu masyarakat Papua di tengah arus modernisasi.
Suasana di sekitar Pos Kendetapa tampak meriah. Peserta yang hadir datang dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, masyarakat adat, hingga personel Satgas yang ikut serta. Meski fasilitas yang tersedia sederhana, antusiasme peserta tidak surut. Setiap anak panah yang dilepaskan dan setiap bidikan ke target menjadi bagian dari keceriaan serta eratnya ikatan persaudaraan yang terbangun.
Lomba memanah ini bukan sekadar ajang kompetisi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda agar kembali mengenal dan mencintai warisan nenek moyang, khususnya seni berburu yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Papua.
Kepala Suku Kampung Kendetapa, Marinus Selegani (54), menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba ini turut melestarikan budaya berburu sekaligus memperkenalkan tradisi itu kepada anak-anak. Ia juga menilai kegiatan tersebut mempererat hubungan antara Satgas dan masyarakat, dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut.
Komandan Pos Kendetapa, Kapten Inf Doriman Rajagukguk, menegaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah menjalin hubungan yang lebih erat dengan masyarakat sekaligus membantu melestarikan budaya lokal. Ia menekankan bahwa tradisi berburu merupakan warisan leluhur yang harus terus dijaga oleh generasi muda, sekaligus menunjukkan peran TNI dalam menjaga harmoni sosial dan budaya.
Dalam lomba yang menguji ketepatan dan fokus itu, Jekson Selegani (14) berhasil tampil sebagai pemenang berkat bidikannya yang akurat. Kemenangan peserta muda tersebut menjadi simbol semangat generasi penerus dalam meneruskan tradisi.
Kegiatan ini membuktikan bahwa kehadiran TNI di wilayah penugasan tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan. TNI juga hadir sebagai mitra masyarakat yang turut berperan aktif merawat dan melestarikan kekayaan budaya lokal. Melalui aksi sederhana namun bermakna, Satgas Yonif 113/Jaya Sakti semakin memperkuat kemanunggalan dengan rakyat dan menebar benih cinta budaya pada generasi muda Papua.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0