Ribuan Titik Panas Terdeteksi BMKG, Kalimantan Jadi Wilayah Terparah

BMKG mendeteksi ribuan titik panas di Indonesia per 20 Agustus 2026, dengan konsentrasi tertinggi di Kalimantan mencapai 1.106 titik berkepercayaan tinggi. Sebaran asap bergerak ke barat-timur laut, dan BMKG meminta perhatian khusus di sejumlah wilayah rawan karhutla.

Sep 02, 2026 - 00:57
Updated: 2 months ago
0
Ribuan Titik Panas Terdeteksi BMKG, Kalimantan Jadi Wilayah Terparah
Ribuan Titik Panas Terdeteksi BMKG, Kalimantan Jadi Wilayah Terparah

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat ribuan titik panas tersebar di berbagai wilayah Indonesia di tengah meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan data pemantauan per 20 Agustus 2026, Kalimantan menjadi wilayah dengan konsentrasi titik panas tertinggi, mencapai 1.106 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Titik panas di Kalimantan tersebut tersebar di lima provinsi, dengan Kalimantan Barat mencatatkan jumlah terbanyak yakni 521 titik, disusul Kalimantan Tengah 424 titik, Kalimantan Timur 103 titik, Kalimantan Selatan 40 titik, dan Kalimantan Utara 18 titik. Kondisi ini memperparah kabut asap yang telah menyelimuti sejumlah daerah, bahkan hingga ke negara tetangga.

Selain Kalimantan, BMKG juga mendeteksi titik panas signifikan di Sumatra dengan 34 titik berkepercayaan tinggi, tersebar di Riau (7), Jambi (2), Sumatera Selatan (5), Kepulauan Riau (1), Kepulauan Bangka Belitung (15), dan Lampung (4). Sementara itu, Papua mencatat 179 titik, dengan Papua Selatan mendominasi sebanyak 144 titik.

BMKG juga memantau titik panas dengan tingkat kepercayaan rendah dan sedang di berbagai pulau. Data lengkap menunjukkan Kalimantan memiliki 337 titik rendah dan 8.134 titik sedang, Sumatra 40 rendah dan 789 sedang, Jawa 4 rendah dan 176 sedang, Nusa Tenggara 127 rendah dan 698 sedang, Sulawesi 79 rendah dan 589 sedang, serta Papua dan Maluku 84 rendah dan 1.764 sedang.

Dalam laporannya, BMKG mengingatkan bahwa banyaknya titik api di Sumatra bagian tengah-selatan, sebagian besar Kalimantan, dan Papua bagian selatan, ditambah kondisi atmosfer yang kering, berpotensi memperluas penyebaran api. Oleh karena itu, perhatian khusus diperlukan di wilayah-wilayah tersebut.

Wilayah yang diminta waspada meliputi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Karhutla yang masih menyala di sejumlah daerah telah menyebabkan kabut asap pekat, bahkan berdampak hingga ke Malaysia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User