Polresta Bukittinggi Jemput Bola Urus SIM, Warga Tak Perlu Datang ke Kantor
Satlantas Polresta Bukittinggi meluncurkan program SIM Komunitas untuk mempermudah masyarakat membuat dan memperpanjang SIM A dan C. Petugas mendatangi desa, pesantren, sekolah, kampus, dan komunitas. Program ini bagian dari Operasi Patuh Singgalang 2026 dan mengusung semangat 'Dekat, Cepat, Tepat' serta edukasi keselamatan berkendara.
Satlantas Polresta Bukittinggi menghadirkan layanan jemput bola bagi masyarakat yang ingin mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) melalui program SIM Komunitas. Program ini menjadi bagian dari rangkaian Operasi Patuh Singgalang 2026 dan menyasar desa, pondok pesantren, sekolah, kampus, hingga komunitas.
Kanit Regident Satlantas Polresta Bukittinggi, IPDA Wawan Mulyawan, menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif langsung dari Korlantas Polri. "Layanan ini menyasar ke desa, pondok pesantren, sekolah, kampus dan komunitas," ujarnya, Jumat (30/10/2026).
Dengan julukan "Dekat, Cepat, Tepat", program ini bertujuan mempermudah masyarakat dalam membuat SIM baru maupun perpanjangan SIM A dan C. Selain itu, petugas juga memberikan edukasi tentang keselamatan berkendara kepada peserta.
Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas akan mendatangi lembaga pendidikan, kampung, dan komunitas. "Kalau mereka ingin membuat SIM, kita fasilitasi. Nanti kita akan atur jadwal kapan mereka bisa datang ke Polresta untuk membuat SIM," jelas Wawan.
Wawan menegaskan bahwa persyaratan dan biaya pembuatan SIM melalui program ini sama dengan proses umum. Perbedaannya terletak pada pelayanan yang lebih mudah dan cepat. "Untuk biaya sama, persyaratan juga. Yang beda itu dari segi pelayanan. Langkah ini merupakan kebijakan Korlantas Polri untuk mewujudkan pelayanan yang humanis dan berorientasi pada pengendara yang tertib serta berkeselamatan," terangnya.
Program SIM Komunitas mengusung semangat "Polisi Bersama Masyarakat". Peserta tidak hanya dilayani pembuatan SIM, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai peraturan lalu lintas, etika berkendara, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta pentingnya mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain.
Bagi komunitas yang belum didatangi petugas, Wawan mengimbau agar langsung datang ke Polresta atau menghubungi melalui pesan langsung (DM) Instagram. Melalui program ini, ia berharap masyarakat semakin mudah mengakses layanan SIM, memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, dan patuh terhadap ketentuan berkendara.
Program SIM Komunitas ini sejalan dengan Operasi Patuh Singgalang 2026 yang berlangsung dari 26 Oktober hingga 8 November 2026.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)