Museum Film dan Fotografi Bakal Hadir di Kota Tua, Kementerian Kebudayaan Gaet Danantara dan Jasa Raharja

Kementerian Kebudayaan menjajaki kolaborasi dengan Danantara Asset Management dan PT Jasa Raharja untuk membangun museum film dan fotografi di kawasan Kota Tua Jakarta. Rencana ini dibahas dalam kunjungan kerja Menteri Kebudayaan Fadli Zon ke gedung Jasa Raharja di Kali Besar. Museum ini diharapkan menjadi destinasi edukasi dan wisata budaya yang menampilkan perjalanan perfilman dan fotografi Indonesia.

Sep 30, 2026 - 20:02
Sep 30, 2026 - 20:02
 0
Museum Film dan Fotografi Bakal Hadir di Kota Tua, Kementerian Kebudayaan Gaet Danantara dan Jasa Raharja
Museum Film dan Fotografi Bakal Hadir di Kota Tua, Kementerian Kebudayaan Gaet Danantara dan Jasa Raharja

JAKARTA — Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia tengah menjajaki kerja sama strategis dengan Danantara Asset Management dan PT Jasa Raharja untuk mewujudkan museum film dan fotografi di kawasan Kota Tua Jakarta. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem budaya nasional dengan memanfaatkan aset bersejarah yang ada.

Rencana tersebut menjadi topik utama dalam kunjungan kerja Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, ke gedung milik Jasa Raharja di kawasan Kali Besar, Jakarta, pada Rabu (2/4). Kedatangan Fadli disambut langsung oleh Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, yang mendampingi peninjauan lokasi.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo, Senior Director Chief Marketing Officer Danantara Asset Management Dendi T. Danianto, SVP Business Performance & Assets Optimization Danantara Hendrika Nora Osloi, serta Direktur SDM dan Umum Jasa Raharja Rubi Handojo.

Dalam peninjauan, Fadli Zon menilai gedung milik Jasa Raharja memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi museum yang terintegrasi dengan kawasan wisata sejarah. Ia menyoroti belum adanya museum film dan fotografi yang representatif di Indonesia, padahal arsip dan sejarah di bidang tersebut sangat melimpah.

Menurut Fadli, kolaborasi lintas sektor ini dapat mengoptimalkan aset bersejarah milik BUMN yang dikelola Danantara menjadi ruang publik yang produktif dan edukatif. Lokasi strategis di Kota Tua Jakarta dinilai sangat mendukung pengembangan destinasi budaya berbasis sejarah.

Museum yang direncanakan akan menampilkan perjalanan perfilman dan fotografi Indonesia dari masa ke masa, termasuk koleksi karya, dokumentasi visual, serta peralatan produksi. Kehadirannya diharapkan menjadi sarana edukasi sekaligus destinasi wisata baru yang menarik bagi masyarakat.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan dukungannya terhadap rencana tersebut. Ia menegaskan bahwa gedung yang dimiliki perusahaan tidak hanya bernilai sebagai aset korporasi, tetapi juga bagian dari warisan sejarah yang perlu dimanfaatkan secara optimal.

Sementara itu, Rubi Handojo menjelaskan sejarah kawasan Kali Besar yang dulunya menjadi pusat aktivitas perdagangan dan pemerintahan, dan kini berkembang sebagai kawasan wisata budaya yang terus diminati.

Melalui kolaborasi ini, pemanfaatan aset bersejarah diharapkan tidak hanya berfokus pada pelestarian, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah sebagai pusat edukasi, budaya, dan pariwisata yang terintegrasi di Kota Tua Jakarta.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0