Kemkomdigi Tinjau Implementasi Portal Perlinsos di Surabaya untuk Akurasi Data Bansos

Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Badan Komunikasi Pemerintah meninjau implementasi Portal Perlinsos Digital di Surabaya. Sistem ini mengintegrasikan data lintas kementerian untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Uji coba telah dilakukan di 43 kabupaten/kota, dengan Surabaya mencapai pendataan tertinggi 99,82 persen. Infrastruktur PDN dan SPLP mendukung pertukaran data aman dan real time, dengan perlindungan data pribadi sesuai UU PDP.

Aug 10, 2026 - 05:59
Aug 10, 2026 - 05:59
 0
Kemkomdigi Tinjau Implementasi Portal Perlinsos di Surabaya untuk Akurasi Data Bansos
Kemkomdigi Tinjau Implementasi Portal Perlinsos di Surabaya untuk Akurasi Data Bansos

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Badan Komunikasi Pemerintah melakukan peninjauan terhadap implementasi Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Sistem ini dirancang sebagai wadah sinkronisasi data lintas kementerian dan lembaga dengan tujuan utama memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) berjalan akurat dan tepat sasaran.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan berdialog dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk melihat langsung proses verifikasi data penerima bantuan. Melalui Portal Perlinsos Digital, data penerima kini diverifikasi dengan menghubungkan berbagai basis data pemerintah, tidak lagi hanya mengandalkan satu sumber data.

Direktur Akselerasi Teknologi Pemerintah Digital Daerah Kemkomdigi, Aris Kurniawan, menjelaskan bahwa sistem ini memanfaatkan keterhubungan data lintas kementerian dan lembaga. Informasi kependudukan, status pekerjaan, kepemilikan aset, hingga penggunaan listrik dapat diverifikasi secara otomatis. "Tujuannya sederhana, yaitu memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak. Dengan data yang semakin terintegrasi, potensi salah sasaran bisa terus ditekan," ujarnya pada Selasa (28/7).

Untuk mendukung implementasi, Kemkomdigi menyediakan Pusat Data Nasional (PDN) dan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) sebagai infrastruktur pertukaran data antarkementerian dan lembaga secara aman dan real time. Sinkronisasi ini memberikan manfaat langsung, seperti proses verifikasi calon penerima yang lebih cepat dan objektif, penekanan data ganda, serta identifikasi warga yang mengalami perubahan kondisi ekonomi sehingga bantuan lebih tepat sasaran.

Pemerintah juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memperbaiki data melalui mekanisme sanggah apabila ditemukan ketidaksesuaian. Seluruh pertukaran data dilakukan berdasarkan persetujuan masyarakat sesuai Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi, serta dilindungi teknologi enkripsi melalui layanan Cryptography as a Service dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Hingga saat ini, uji coba Portal Perlinsos Digital telah dilaksanakan di 43 kabupaten/kota. Surabaya mencatat capaian pendataan tertinggi dengan 99,82 persen. Tingginya partisipasi ini menunjukkan kolaborasi kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam memastikan data penerima bantuan semakin akurat sebelum sistem diterapkan secara nasional.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Surabaya dan masyarakat dalam mendukung uji coba ini. Menurutnya, pengalaman Surabaya membuktikan bahwa sinkronisasi data bukan sekadar pembaruan teknologi, tetapi langkah nyata memperbaiki kualitas pelayanan publik. "Yang sedang dibangun pemerintah bukan hanya sistem digital, tetapi kepercayaan publik. Ketika data semakin akurat, bantuan bisa lebih tepat sasaran, pelayanan menjadi lebih cepat, dan masyarakat memperoleh haknya dengan lebih adil," kata Qodari.

Ke depan, interoperabilitas data yang dikembangkan melalui Portal Perlinsos Digital diharapkan menjadi fondasi bagi berbagai layanan publik digital yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0