Kemenperin: Sektor Industri Domestik Masih Ekspansif di Tengah Ketidakpastian Global

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melaporkan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Juli 2026 mencapai 53,10, naik dari bulan sebelumnya. Angka ini menunjukkan sektor industri dalam negeri masih berada di zona ekspansi di tengah ketidakpastian global. Dari 23 subsektor, 22 di antaranya ekspansi, dengan industri minuman dan kendaraan bermotor tertinggi. Optimisme pelaku usaha untuk enam bulan ke depan sedikit menurun, tetapi masih di atas 65 persen.

Aug 13, 2026 - 00:56
Aug 13, 2026 - 00:56
 0
Kemenperin: Sektor Industri Domestik Masih Ekspansif di Tengah Ketidakpastian Global
Kemenperin: Sektor Industri Domestik Masih Ekspansif di Tengah Ketidakpastian Global

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan sektor industri dalam negeri masih menunjukkan kinerja yang bergairah di tengah ketidakpastian ekonomi global. Hal ini tercermin dari Indeks Kepercayaan Industri (IKI) yang tercatat sebesar 53,10 pada Juli 2026. Angka ini berada di atas level 50 yang mengindikasikan ekspansi, dan meningkat 0,20 poin dibandingkan Juni 2026 yang sebesar 52,90.

Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri, dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (30/7), menjelaskan bahwa capaian IKI Juli 2026 juga lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu 52,89 pada Juli 2025. Peningkatan ini menunjukkan bahwa sektor manufaktur nasional masih mampu bertahan dan tumbuh di tengah gejolak ekonomi global.

Berdasarkan data Kemenperin, dari tiga variabel pembentuk IKI, dua variabel masih berada di zona ekspansi, sementara satu variabel mengalami kontraksi. Variabel pesanan baru tercatat naik 0,45 poin menjadi 53,80, dan variabel produksi masih ekspansi pada angka 54,55. Namun, variabel persediaan produk berada di level 49,18 yang menunjukkan kontraksi.

Dari 23 subsektor manufaktur yang dipantau, hanya satu subsektor yang mengalami kontraksi, yaitu industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki. Sementara itu, 22 subsektor lainnya masih berada di atas level 50, dengan industri minuman serta kendaraan bermotor mencatatkan ekspansi tertinggi. Febri menambahkan bahwa subsektor yang ekspansi tersebut memiliki pangsa PDB sebesar 98,6 persen, sehingga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

Dari sisi pelaku usaha, kondisi usaha secara umum masih stabil dan membaik. Hal ini tercermin dari indikator kondisi usaha yang meningkat 1,1 poin menjadi 77,9 persen. Meskipun demikian, optimisme dunia usaha terhadap prospek enam bulan ke depan mengalami penurunan sebesar 0,8 persen menjadi 67,8 persen. Kendati menurun, angka tersebut masih berada di atas 65 persen, yang menurut Febri menunjukkan bahwa pelaku usaha tetap optimis terhadap prospek industri ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0