Dikejar Polisi, Bocah Pembobol Toko di Plaza Andalas Justru Masuk Markas TNI AL

Polisi menangkap tiga bocah yang membobol lima toko handphone di Plaza Andalas, Padang. Mereka sempat kabur dan tersasar masuk markas Kodaeral II, lalu diamankan setelah koordinasi dengan TNI AL. Sebagian barang curian sudah dijual atau digunakan.

Aug 27, 2026 - 02:35
Updated: 2 months ago
0
Dikejar Polisi, Bocah Pembobol Toko di Plaza Andalas Justru Masuk Markas TNI AL
Dikejar Polisi, Bocah Pembobol Toko di Plaza Andalas Justru Masuk Markas TNI AL

Polresta Padang berhasil mengamankan tiga bocah yang diduga terlibat dalam aksi pencurian di sejumlah toko handphone Plaza Andalas. Mereka ditangkap setelah sempat melarikan diri dan justru masuk ke kawasan markas Komando Daerah Armada (Kodaeral) II TNI Angkatan Laut.

Aksi pencurian ini terungkap setelah rekaman CCTV dari lokasi kejadian menjadi petunjuk utama bagi Tim 1 Klewang Satreskrim Polresta Padang. Dari laporan yang masuk, sedikitnya lima toko menjadi korban dalam dua peristiwa yang terjadi pada hari berbeda.

Kasubnit Buser Ipda Ryan Fermana menjelaskan, kejadian pertama berlangsung pada Jumat, sedangkan aksi kedua terjadi pada Senin (24/8) dini hari dan baru diketahui korban pada pagi harinya. Barang yang hilang antara lain handphone baru, uang tunai, dan pakaian.

Setelah identitas pelaku diketahui, polisi langsung melakukan pengejaran ke sejumlah kawasan di Kota Padang, mulai dari Marapalam, Jati, hingga Gunung Pangilun. Informasi kemudian mengarahkan petugas ke arah Bungus, namun di Teluk Bayur jejak para pelaku sempat hilang.

Petunjuk baru datang dari jajaran TNI AL di Kodaeral II yang melaporkan adanya tiga anak masuk ke kawasan markas. Polisi berkoordinasi dan mendatangi lokasi, lalu memeriksa ketiga anak tersebut. Hasilnya, mereka adalah pelaku yang selama ini dicari.

"Rekan-rekan TNI AL menginformasikan kepada kita sehingga kita berkoordinasi dan mendatangi lokasi. Ternyata benar, tiga anak yang masuk ke markas komando Kodaeral II tersebut merupakan pelaku yang teridentifikasi melakukan pencurian di Plaza Andalas," ujar Ipda Ryan.

Polisi masih mendata barang bukti hasil pencurian. Satu unit handphone diketahui masih berada di Surian, sementara satu unit lainnya sudah dijual melalui marketplace. Sebagian uang hasil kejahatan juga telah digunakan para pelaku untuk membeli sepeda motor, bermain warnet, dan kebutuhan lain.

Karena ketiganya masih di bawah umur, proses hukum akan mengikuti ketentuan perundang-undangan tentang anak yang berhadapan dengan hukum. Polisi terus mendalami kasus ini untuk mengungkap peran masing-masing pelaku dan mencari barang curian yang belum ditemukan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User